berita-otomotif

Jangan Sembarangan Pilih Ban Mobil, Ini Panduan Memilih Ban Mobil yang Aman di Musim Hujan

Sabtu, 3 Mei 2025 | 08:41 WIB
Foto : ilustrasi Jangan Sembarangan Pilih Ban Mobil, Ini Panduan Memilih Ban Mobil yang Aman di Musim Hujan

LOCUSONLINE - Jangan sembarangan pilih ban mobil saat musim hujan, karena sering menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara mobil. Jalanan yang basah, genangan air, dan risiko aquaplaning (ban melayang di atas air) dapat meningkatkan potensi kecelakaan. Oleh karena itu, jangan sembarangan pilih ban mobil karena akan mengakibatkan ban melayang, memilih ban mobil yang tepat sangat penting untuk menjaga keselamatan berkendara di musim hujan.

https://www.youtube.com/watch?v=4pvYnrhNS4I

Berikut panduan memilih ban mobil yang aman di musim hujan.

  1. Pilih Ban dengan Pola Tapak (Tread Pattern) yang Sesuai


Pola tapak ban sangat memengaruhi kemampuan ban mencengkeram jalan yang licin. Untuk musim hujan, direkomendasikan memilih ban dengan:
Baca juga :

Wisata Salegar Sudah Diadukan Ke Bupati dan Satpol PP, Beranikah Menindak Seperti Pada PKL?

Ini Mobil Masa Kini Favorit Gen Z: Teknologi Canggih, Desain Futuristik, dan Ramah Dompet


  • Pola tapak simetris atau arah (directional tread): Didesain untuk membelah air secara efisien, sehingga mencegah aquaplaning.

  • Alur tengah yang dalam dan saluran air besar: Membantu mengalirkan air dari permukaan ban ke luar, menjaga kontak ban dengan aspal tetap stabil.


Ban dengan desain ini memungkinkan mobil tetap memiliki traksi yang optimal di jalan basah.

  1. Perhatikan Kandungan Karet dan Kompon Ban


Kualitas karet dan senyawa kompon ban memengaruhi kelenturan dan daya cengkeram, terutama di suhu rendah atau permukaan licin.

  • Ban dengan kompon lunak (soft compound): Umumnya lebih baik mencengkeram jalan saat kondisi dingin atau basah.

  • Ban all-season dengan rating basah tinggi: Jika mobil digunakan di berbagai musim, ban jenis ini bisa menjadi pilihan praktis karena memiliki performa cukup baik di kondisi hujan tanpa perlu mengganti ban khusus.



  1. Cek Indeks Kecepatan dan Daya Cengkeram Basah


Baca juga :

Ternyata Perijinan yang Diduga Aspal di Garut Itu Milik Sawah Lega Hegar Resort

Kejari Garut : Kerugian Joging Track Sudah Dikembalikan, Inspektorat : Pidananya Selesai

Setiap ban memiliki label performa, salah satunya adalah wet grip rating (cengkeraman di jalan basah) yang biasa tertera di label ban Uni Eropa. Pilih ban dengan rating “A” untuk performa terbaik dalam kondisi basah. Rating ini mengukur seberapa cepat kendaraan dapat berhenti saat pengereman di permukaan jalan basah.

  1. Hindari Ban Botak atau Mendekati Batas Keausan


Ban yang sudah aus secara signifikan kehilangan daya cengkeram. Di musim hujan, ini sangat berbahaya. Periksa kedalaman tapak ban secara berkala:

  • Minimal kedalaman tapak adalah 1,6 mm, namun untuk musim hujan, disarankan memiliki tapak minimal 3 mm agar drainase air tetap efektif.

  • Gunakan pengukur tapak atau cek indikator TWI (Tread Wear Indicator) di ban.



  1. Pilih Ukuran Ban yang Tepat Sesuai Spesifikasi Kendaraan


Ukuran ban tidak hanya memengaruhi kenyamanan dan efisiensi bahan bakar, tetapi juga pengendalian saat hujan. Ban yang terlalu lebar tanpa disertai sistem drainase air yang baik justru berisiko lebih tinggi mengalami aquaplaning.

Konsultasikan dengan buku manual kendaraan atau teknisi profesional untuk memilih ukuran dan jenis ban yang sesuai.
Baca juga :

Pelapor : Koruptor Joging Track Garut Mirip Kasus Pembunuhan Vina Di Cirebon!! “Kebal Hukum?”

Pegi Setiawan Bukan Perong, Terduga Koruptor Joging Track Melawan, Kajari Garut Ketakutan??


  1. Pertimbangkan Merek Ban yang Terpercaya


Merek ternama umumnya telah melewati berbagai pengujian kualitas dan keamanan, termasuk di kondisi hujan. Beberapa merek seperti Michelin, Bridgestone, Continental, dan Goodyear menawarkan varian ban khusus musim hujan atau all-season yang telah teruji performanya di jalan basah.

  1. Rawat Tekanan Angin Ban Secara Rutin


Ban dengan tekanan angin yang tidak sesuai standar akan memengaruhi performa, termasuk traksi saat hujan. Ban yang kurang angin lebih mudah kehilangan kontak dengan jalan, sementara ban yang terlalu keras mengurangi area permukaan yang menempel ke aspal. Cek tekanan ban setidaknya sekali dalam dua minggu.

Memilih ban yang tepat di musim hujan bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga soal keselamatan. Pola tapak, jenis kompon, kondisi ban, dan tekanan angin semuanya berperan penting dalam menjaga kontrol kendaraan saat hujan turun. Investasi pada ban berkualitas dan perawatan rutin adalah langkah bijak untuk menghindari risiko di jalan licin.

Dengan perhatian lebih pada ban mobil, Anda tak hanya meningkatkan keamanan berkendara, tetapi juga memperpanjang umur ban dan efisiensi bahan bakar kendaraan Anda. (AA/Red.01***)

Tags

Terkini