berita-otomotif

Bahaya Air Hujan Bila Dibiarkan Pada Bodi Mobil

Jumat, 16 Mei 2025 | 21:08 WIB
Foto : ilustrasi / Bahaya Air Hujan Bila Dibiarkan Pada Bodi Mobil

LOCUSONLINE.CO – Tahukan bahaya air hujan bila dibiarkan pada bodi mobil kesayangan anda yang bisa menimbulkan kerusakan pada body mobil dan membuat korosi pada bagian logam?, yuk cari tahu apa bahayanya.

https://www.youtube.com/watch?v=GFlFKv0y-4A

Mobil merupakan aset berharga yang memerlukan perawatan rutin, tidak hanya dari sisi mesin, tetapi juga tampilan eksterior. Salah satu musuh utama bodi mobil yang kerap diabaikan adalah air hujan.

Meski terlihat seperti air biasa, air hujan sebenarnya membawa risiko kerusakan jangka panjang jika dibiarkan mengering di permukaan mobil.

Berikut ini penjelasan mengenai bahaya air hujan pada bodi mobil dan pentingnya tindakan pencegahan.
Baca juga :

Penanganan Mega Korupsi BIJ Dilimpahkan Ke Kejari Garut, GLMPK : Kejati Jabar Bergerak Ketika Ada Surat Kami

Kerugian Rp. 180 Milyar, Bukti Dugaan Korupsi DPRD Garut Hilang di Sekwan?


  1. Air Hujan Mengandung Unsur Asam


Air hujan terutama di daerah perkotaan atau kawasan industri mengandung zat asam karena pencemaran udara. Ketika air hujan jatuh ke permukaan mobil, zat asam seperti sulfur dioksida (SO₂) dan nitrogen dioksida (NO₂) ikut terbawa. Zat ini akan bereaksi dengan air membentuk asam sulfat dan asam nitrat, yang dapat merusak lapisan pelindung cat mobil secara perlahan.

  1. Meninggalkan Water Spot yang Sulit Dihilangkan


Setelah air hujan mengering, ia sering kali meninggalkan bercak putih yang dikenal sebagai water spot. Bercak ini terbentuk dari mineral yang tertinggal setelah air menguap. Jika tidak segera dibersihkan, bercak ini bisa mengeras dan menempel kuat pada permukaan cat, bahkan menembus lapisan pelindung clear coat, sehingga sulit dibersihkan dengan pencucian biasa.

  1. Korosi dan Karat pada Bagian Logam


Air hujan yang masuk ke celah-celah bodi mobil seperti bawah pintu, kap mesin, atau bawah bodi dapat menyebabkan korosi. Jika air mengendap dalam waktu lama, terutama jika bercampur dengan debu dan kotoran, potensi terbentuknya karat semakin tinggi. Karat ini tidak hanya merusak penampilan, tetapi juga bisa mengurangi kekuatan struktur bodi mobil.
Baca juga :

Setelah Sidak ke Lokasi Jogging Track, Dua Aktivis Anti Korupsi Minta Wakil Bupati Garut Sidak ke Stadion Bola yang Menjadi Temuan BPK Rp 1,2 Miliar Lebih

Dugaan Korupsi Jogging Track Rugikan Ratusan Juta Dihentikan, Kejari Terima Aliran Dana Rp 11 Miliar, Warga Ancam Demo Ke Kejari dan Inspektorat Garut


  1. Mengurangi Nilai Estetika dan Jual Mobil


Mobil yang sering terkena air hujan tanpa perawatan akan tampak kusam, penuh bercak, dan bahkan mengelupas pada bagian tertentu. Penampilan yang tidak terawat ini dapat menurunkan nilai jual mobil, karena pembeli cenderung mencari kendaraan dengan kondisi fisik yang baik.

  1. Kerusakan pada Kaca dan Komponen Karet


Tak hanya cat, air hujan juga bisa merusak komponen karet seperti karet wiper, kaca spion, dan karet pintu. Air yang mengandung asam mempercepat proses pelapukan karet, menjadikannya getas dan mudah pecah. Selain itu, residu hujan juga dapat menyebabkan kaca menjadi buram bila tidak dibersihkan secara rutin.

Untuk menjaga bodi mobil tetap prima, berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

  • Cuci mobil segera setelah terkena hujan, gunakan sabun khusus otomotif untuk menghilangkan zat asam dan kotoran.

  • Gunakan lapisan pelindung seperti wax atau coating ceramic untuk menambah daya tahan cat terhadap air dan kotoran.

  • Parkir di tempat teduh atau garasi, jika memungkinkan, untuk meminimalkan paparan langsung terhadap hujan.

  • Periksa dan bersihkan sela-sela bodi secara berkala, terutama setelah hujan, agar tidak ada air yang mengendap.


Baca juga :

Inspektorat Garut Setuju Koruptor Cukup Kembalikan Uang Hasil Korupsinya, Pidananya Selesai

Diduga Hotel Mercure Garut Belum Miliki Izin Limbah B3?

Misteri Ciplazz Garut “Pejabat Garut Subur, Lingkungan Ancur?”

Air hujan bukanlah ancaman sepele bagi bodi mobil. Kandungan asam dan mineral di dalamnya dapat mempercepat proses kerusakan pada cat, logam, dan komponen lain. Perawatan rutin dan tindakan pencegahan sederhana seperti mencuci mobil setelah hujan dan menggunakan pelindung cat bisa menjadi langkah efektif untuk menjaga penampilan dan umur kendaraan anda dalam jangka panjang. (AA/Red.01***)

Tags

Terkini