berita-teknologi

Apple Rilis MacBook Neo, Laptop Termurah Pakai Chip iPhone 16 Pro Max, Hanya Rp10 Jutaan!

Jumat, 6 Maret 2026 | 15:15 WIB



Target Pasar: Pelajar dan Pengguna Pemula





Apple berharap harga yang lebih terjangkau dapat menarik pelajar serta pengguna baru yang mencari perangkat komputasi pertama mereka. Dengan ekosistem Apple yang terintegrasi, MacBook Neo menjadi pintu masuk yang ideal bagi mereka yang sudah menggunakan iPhone atau iPad.






"Tantangan utama Apple bukan hanya menjual MacBook dengan harga lebih rendah, tetapi juga menjaga keseimbangan antara biaya produksi, performa, dan citra merek premium yang selama ini melekat pada lini Mac," ujar Francisco Jeronimo, analis perangkat klien di International Data Corporation (IDC) .






Strategi Besar: Produk Murah dengan AI Canggih





Peluncuran MacBook Neo merupakan bagian dari strategi besar Apple untuk memperluas jangkauan produk dengan harga lebih terjangkau, namun tetap mengedepankan peningkatan kemampuan kecerdasan buatan (AI) .





Bersamaan dengan MacBook Neo, Apple juga merilis sejumlah produk baru:





ProdukSpesifikasi UtamaHarga
MacBook Air M5Penyimpanan 512 GB, Wi-Fi 7Mulai Rp16 jutaan
MacBook Pro M5 Pro/MaxChip M5 Pro/Max, layar 14/16 inci, AI tinggiMulai Rp30 jutaan
iPhone 17eChip A19, MagSafe, warna baruMulai 599 dolar AS
iPad Air M4Chip M4, layar Liquid RetinaMulai Rp12 jutaan
Studio Display & Pro Display XDRKamera 12MP Center Stage, Thunderbolt 5Mulai Rp25 jutaan




Selain itu, Apple juga memperkenalkan aksesori baru dengan pilihan warna terbaru untuk case iPhone dan tali Apple Watch.





Dampak bagi Pasar Laptop Global





Langkah Apple masuk ke segmen harga 600 dolar AS diprediksi akan mengganggu pasar laptop global, terutama segmen entry-level yang selama ini didominasi oleh Chromebook dan laptop Windows murah.





Keunggulan MacBook Neo dibanding pesaingnya:






  • Ekosistem Apple yang terintegrasi dengan iPhone, iPad, dan layanan iCloud.




  • Performa chip A18 Pro yang setara dengan prosesor laptop kelas menengah.




  • Kualitas build dan daya tahan baterai yang menjadi ciri khas Apple.




  • Dukungan software jangka panjang (macOS updates hingga bertahun-tahun).





Namun, tantangan tetap ada. Memori 8 GB mungkin dianggap kurang oleh sebagian pengguna, terutama untuk multitasking berat atau pekerjaan kreatif. Selain itu, keterbatasan port dan ketidakmampuan untuk diupgrade secara mandiri bisa menjadi kelemahan di mata pengguna power user.

Halaman:

Tags

Terkini