Kamis, 4 Juni 2026

Jangan Langsung Menyalakan AC Mobil Setelah Berhenti di Tempat Panas

Photo Author
locusonline, Locusonline.co
- Sabtu, 3 Mei 2025 | 07:59 WIB
Foto : Ilustrasi Jangan Langsung Menyalakan AC
Foto : Ilustrasi Jangan Langsung Menyalakan AC

LOCUSONLINE - Jangan langsung menyalakan AC (Air Conditioner) mobil setelah berhenti di tempat panas, karena dapat berdampak pada system kerja ac lebih extra sehingga cepat mengalami kerusakan. Sehingga dianjurkan Jangan langsung menyalakan AC.

https://www.youtube.com/watch?v=4pvYnrhNS4I

Musim panas atau cuaca terik di siang hari menjadi musuh utama kenyamanan berkendara, terutama ketika mobil diparkir dalam waktu lama di area terbuka tanpa perlindungan. Kabin mobil yang tertutup bisa berubah menjadi ruang sauna dengan suhu mencapai 60°C bahkan lebih, tergantung warna bodi mobil, bahan interior, dan kondisi sirkulasi udara saat ditinggalkan.
Baca juga :

Kejati Jabar Dituding Pilih Tebang Tangani Kasus Korupsi BIJ Garut, LSM GLMPK: Kita Laporkan BIJ Cabang Sukawening Tipibank

Oknum Anggota DPRD Garut Kembali Disebut Terima Uang Inbreng dari Korupsi BIJ, Kejaksaan Tinggi Jabar Diduga Tutup Mata

Sayangnya, masih banyak pengendara yang langsung menyalakan AC mobil dengan pengaturan maksimal saat masuk ke dalam kendaraan yang panas. Padahal, cara ini justru membuat sistem AC bekerja lebih keras, boros bahan bakar, dan memperlambat proses pendinginan.

Berikut panduan menyeluruh dan terperinci tentang bagaimana cara yang benar dan efisien untuk menyalakan AC mobil setelah berhenti di tempat panas.

Mengapa Suhu Kabin Mobil Bisa Sangat Tinggi?

Sinar matahari mengandung radiasi ultraviolet (UV) dan inframerah (IR) yang dapat menembus kaca dan menghangatkan permukaan interior mobil, seperti dashboard, jok, dan kemudi. Material-material ini menyerap panas dan melepaskannya ke udara, menjadikan suhu kabin meningkat drastis dalam waktu singkat, fenomena ini disebut efek rumah kaca.

Studi dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menunjukkan bahwa suhu di dalam mobil bisa meningkat sekitar 20 derajat Celsius dalam waktu hanya 10 menit saat parkir di bawah matahari. Itu sebabnya penting untuk menangani kondisi panas dalam kabin secara cerdas.
Baca juga :

Korupsi BIJ Garut Capai Rp. 50 M, MPK Dorong Kejati Jabar Minimal Tetapkan 10 Tersangka Baru

Dugaan Aliran Dana Korupsi Bank BIJ ke Oknum Anggota DPRD Garut Terkuak di Persidangan

Langkah Cerdas Menyalakan AC Mobil Setelah Parkir di Tempat Panas

  1. Buka Semua Pintu dan Jendela Sebelum Menyalakan Mesin


Langkah pertama yang sering diabaikan. Membuka semua pintu atau minimal empat jendela selama 1–2 menit membantu mengeluarkan udara panas yang terjebak di dalam kabin. Proses ini mempercepat penurunan suhu awal sebelum Anda mulai mendinginkan udara dengan AC.

Tips: Jika sedang buru-buru, Anda bisa membuka jendela depan dan belakang secara bersilangan, lalu menutup dan membuka pintu depan secara cepat beberapa kali untuk mendorong udara panas keluar.

  1. Nyalakan Mesin, Atur Blower ke Kecepatan Tinggi, dan Gunakan Mode Udara Luar (Fresh Air)


Setelah mesin dinyalakan, nyalakan kipas blower AC tanpa menyalakan pendingin (kompresor) terlebih dahulu. Atur pengaturan udara pada mode “fresh air” atau udara luar agar sistem menarik udara luar yang lebih dingin dibanding udara panas yang masih terjebak di dalam kabin.

Mengapa ini penting?
Mode sirkulasi dalam (recirculate) hanya mengedarkan udara yang sudah ada di dalam kabin. Jika udara yang beredar masih sangat panas, sistem akan kesulitan untuk menurunkan suhu secara efisien.

  1. Aktifkan AC Setelah Udara Awal Sudah Berkurang Panasnya


Setelah sekitar 1–2 menit, saat udara panas sudah mulai keluar, barulah aktifkan AC. Atur suhu ke posisi dingin (cold), tetapi tidak langsung ke level terendah. Gunakan pengaturan suhu sedang terlebih dahulu sambil tetap menjaga aliran udara pada level tinggi.

Langkah ini menghindari kerja berat kompresor sejak awal, yang bisa mempengaruhi performa sistem pendingin dan konsumsi bahan bakar.
Baca juga :

Kerugian Rp. 180 Milyar, Bukti Dugaan Korupsi DPRD Garut Hilang di Sekwan?

Setelah Sidak ke Lokasi Jogging Track, Dua Aktivis Anti Korupsi Minta Wakil Bupati Garut Sidak ke Stadion Bola yang Menjadi Temuan BPK Rp 1,2 Miliar Lebih


  1. Ganti ke Mode Sirkulasi Dalam Setelah Kabin Mulai Dingin


Setelah suhu dalam kabin turun secara signifikan (biasanya dalam 5–10 menit), alihkan sistem ke mode sirkulasi dalam (recirculation). Mode ini lebih hemat energi karena AC akan bekerja hanya mendinginkan udara yang sudah dingin, bukan mengambil udara luar lagi.

Catatan: Mode sirkulasi dalam tidak disarankan digunakan terlalu lama dalam kondisi berkendara dengan banyak penumpang, karena bisa mengurangi kadar oksigen di dalam kabin.

  1. Hindari Menyetel AC ke Suhu Terendah Terus-Menerus


Kebiasaan menyetel suhu AC ke level “LO” terus-menerus dapat menyebabkan pemborosan bahan bakar dan bisa memperpendek usia sistem AC. Setelah suhu ruangan terasa nyaman, naikkan sedikit pengaturan suhu agar lebih hemat dan stabil.

Tips Tambahan Agar Kabin Tidak Terlalu Panas Saat Ditinggal

  • Gunakan Sunshade atau Pelindung Kaca
    Tempelkan pelindung sinar matahari di kaca depan dan belakang untuk mengurangi intensitas panas yang masuk.

  • Pasang Kaca Film Berkualitas
    Pilih kaca film dengan perlindungan UV dan IR tinggi. Ini sangat efektif dalam mengurangi panas masuk dan memperlambat kenaikan suhu di dalam kabin.

  • Sedikit Buka Jendela Saat Parkir (Jika Aman)
    Membuka sedikit celah pada dua jendela (sekitar 1 cm) dapat membantu sirkulasi udara dan mencegah suhu ekstrem.

  • Parkir di Tempat Teduh Jika Memungkinkan
    Memilih tempat yang teduh atau menggunakan cover mobil dapat membuat perbedaan besar dalam suhu kabin saat kembali ke mobil.


Menyalakan AC mobil setelah mobil diparkir di bawah sinar matahari bukanlah soal kecepatan, melainkan strategi. Dengan menerapkan langkah-langkah yang tepat, Anda bisa mendapatkan kenyamanan dengan lebih cepat, menjaga performa sistem pendingin udara tetap optimal, dan menghemat konsumsi bahan bakar.

Ingat, memperlakukan sistem AC dengan bijak juga berarti memperpanjang usia kendaraan Anda secara keseluruhan. (AA/Red.01***)

Editor: locusonline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X