Kamis, 4 Juni 2026

Dana Rp. 4,86 triliun untuk Program KIP Kuliah tahun 2025 Telah Disalurkan

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 23:03 WIB

LOCUSONLINE - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah menyalurkan dana sebesar Rp4,86 triliun untuk Program KIP Kuliah di tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, saat menyelenggarakan sosialisasi dan penyerahan Beasiswa KIP Kuliah dan Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) Tahun 2025.

Brian menekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh anak bangsa, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi dan berasal dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). KIP Kuliah merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi di Indonesia.

Total alokasi anggaran KIP Kuliah tahun ini mencapai Rp7,3 triliun dengan target 847.333 mahasiswa. Hingga 13 Maret 2025, dana yang sudah tersalurkan dan dalam proses pencairan mencapai Rp4,86 triliun untuk 547.777 mahasiswa.

"Kita telah mentransfer dana sebesar Rp4,86 triliun untuk mendukung 547.777 mahasiswa penerima beasiswa. Ke depan, kami berkomitmen mempercepat penyaluran beasiswa, sehingga mahasiswa bisa menerimanya lebih awal agar tidak mengalami kendala finansial dalam menempuh pendidikan,” tegas Brian.

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mendukung penuh program beasiswa KIP Kuliah dan berharap skema pendanaan semakin optimal. Ia juga mendorong dosen untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang S3 guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, melaporkan bahwa pada tahun 2025, program beasiswa KIP Kuliah akan diberikan kepada 1.040.192 mahasiswa. Sementara beasiswa ADIK akan disalurkan kepada 9.141 mahasiswa dari berbagai wilayah, termasuk Papua dan daerah tertinggal.

Togar memastikan bahwa penerima beasiswa berasal dari kelompok yang membutuhkan dan proses pencairan dana dipercepat agar mahasiswa tidak kesulitan ekonomi selama studi. (**)

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X