pendidikan

ITB Tembus Top 100 Dunia! 4 Bidang Ilmu Masuk Peringkat Global, Ini Daftarnya

Jumat, 27 Maret 2026 | 13:13 WIB



ITB Kuasai Peringkat Pertama di Indonesia





Tidak hanya membanggakan di kancah global, ITB juga menegaskan dominasinya di tingkat nasional. Sejumlah bidang ilmu ITB menempati peringkat pertama di Indonesia, antara lain:





Bidang Teknik






  • Architecture & Built Environment




  • Engineering – Chemical




  • Engineering – Civil & Structural




  • Engineering – Electrical & Electronic




  • Engineering – Mechanical, Aeronautical & Manufacturing




  • Engineering – Mineral & Mining




  • Petroleum Engineering





Bidang Sains & Seni






  • Art & Design




  • Chemistry




  • Environmental Sciences




  • Materials Sciences




  • Mathematics




  • Physics & Astronomy





Capaian ini semakin memperkuat reputasi ITB sebagai pusat unggulan dalam bidang sains, teknik, seni, dan desain di Indonesia.





Apresiasi untuk Seluruh Sivitas Akademika





Tatacipta Dirgantara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh sivitas akademika dan unsur pendukung institusi yang terus bergerak bersama dalam memperkuat posisi ITB di tingkat global.





"Berbagai capaian ini tidak hadir secara instan, melainkan merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen ITB. Kami memandang hasil ini sebagai momentum untuk terus memperkuat sinergi untuk meningkatkan reputasi akademik dan riset, serta memastikan transformasi ITB berjalan secara konsisten dan berdampak," ucap Tata.





QS World University Rankings by Subject: Metodologi





QS WUR by Subject merupakan pemeringkatan tahunan yang dilakukan oleh Quacquarelli Symonds (QS) untuk mengevaluasi kinerja perguruan tinggi di berbagai disiplin ilmu. Pemeringkatan ini didasarkan pada empat indikator utama:






  1. Academic Reputation: Reputasi akademik berdasarkan survei global terhadap akademisi.




  2. Employer Reputation: Reputasi di kalangan pemberi kerja.




  3. Research Citations per Paper: Dampak riset yang diukur dari jumlah sitasi per makalah.




  4. H-index: Ukuran produktivitas dan dampak publikasi ilmiah.





Capaian ITB dalam pemeringkatan ini menunjukkan kualitas riset, reputasi akademik, serta relevansi lulusan di mata industri global yang terus meningkat.





Momentum untuk Terus Bertransformasi





Bagi ITB, capaian ini bukan sekadar angka, melainkan momentum untuk terus berbenah. Tata menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi antar elemen kampus untuk meningkatkan reputasi akademik dan riset ke depan.





"Kami memandang hasil ini sebagai momentum untuk terus memperkuat sinergi untuk meningkatkan reputasi akademik dan riset, serta memastikan transformasi ITB berjalan secara konsisten dan berdampak," pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini