LOCUSONLINE - Alumni SMP I Pasundan tahun 1983, sekaligus cucu dari salah satu pendiri SMP Pasundan yang kini menjabat Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Drs. Satria Budi mengatakan, saat ini lembaga pendidikan semakin banyak dan kompetisi ini dunia pendidikan semakin ketat.
Berdasarkan informasi dari sesama alumni yang kini menjadi tenaga pengajar di SMP I Pasudan Kabupaten Garut bahwa banyaknya sekolah dan kompetisi yang semakin ketat mempengaruhi minat masyarakat untuk melanjutkan jenjang pendidikan dari SD ke SMP I Pasundan Kabupaten Garut.
Walaupun SMPN I Pasundan Kabupaten Garut merupakan lembaga pendidikan yang sudah sejak jaman dulu menorehkan berbagai prestasi dan membantu meningkatkan SDM (Sumber Daya Masyarakat) Kabupaten Garut, namun persaingan yang ketat dan banyaknya lembaga pendidikan, tetap mempengaruhi minat masyarakat untuk sekolah ke SMP I Pasundan.
-
"Saya alumni SMP I Pasundan Kabupaten Garut Tahun 1983. Dulu, sekolah ini merupakan sekolah favorit di Kota Intan. Lokasinya sejak dulu hingga sekarang masih sangat strategis," ujar Satria Budi di acara Bhakti Sosial SMP I Pasundan Kabupaten Garut, Sabtu (02/12/2023).
Menurut Satria Budi, tantangan dunia pendidikan semakin besar, dibutuhkan kerjasama antar semua pihak. Dengan hadirnya tokoh pendidikan yaitu Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M. Eng sebagai Ketua Paguyuban Pasundan di Kabupaten Garut, maka sekolah Pasundan akan semakin baik dan maju.
"Melalui kegiatan bhaksos yang digelar pihak sekolah hadirnya Pak Syakur sebagai pupuhu (pimpinan) Paguyuban Pasundan, Insya Allah SMP I Pasundan bisa lebih maju. Saya pribadi sekaligus mewakili alumni dan orang tua siswa senantiasa berdoa agar sekolah ini bisa lebih maju dan tentu mampu berkompetisi dengan sekolah lain," ujarnya.
Dengan mengusung Tema "Hayu Berbagi", Sekolah Menengah Pertama (SMP) I Pasundan Kabupaten Garut untuk pertama kalinya menggelar bhakti sosial dengan melibatkan banyak donatur.
Acara yang dilaksanakan di SMP I Pasundan Kabupaten Garut, Jl. Pasundan No. 64 Kecamatan Garut Kota ini berjalan lancar serta mendapat apresiasi dari Pemkab Garut dan beberapa universitas dan perguruan tinggi di Kabupaten Garut.
Acara ini dibuka sekaligus diresmikan oleh Rektor Universitas Garut (Uniga) sekaligus Ketua Paguyuban Pasundan Kabupaten Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M. Eng., IPU dan dihadiri Kepala Dinas Perhubungan, Drs. Satria Budi, M.Si yang mewakili Sekretaris Daerah (sekda) Pemkab Garut, H. Nurdin Yana, perwakilan orang tua siswa dan sejumlah guru sebagai tamu undangan.
Kepala Sekolah SMP I Pasundan Kabupaten Garut, Silmun Fredy Delti usai pelaksanaan bhaksos kepada wartawan mengatakan, pihaknya ingin membantu siswa yang ada di lingkungan sekolah dan sekitarnya, khususnya siswa-siswi yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) maupun SMP.
"Bantuannya berupa seragam sekolah, alat-alat pendidikan dan lainnya. Alhamdulillah acara ini berjalan lancar dan mendapat dukungan dari berbagai pihak," ujar Silmun Fredy Delti kepada wartawan, Sabtu (02/12/2023)
Menurut Silmun, acara Bhaksos kali ini merupakan momen atau event pertama di SMP I Pasundan Kabupaten Garut. Dia pun berharap kedepannya kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin, sehingga bisa membantu dan berbagi kepada siswa yang berprestasi, tidak mampu dan yatim piatu. "Saya berharap ini menjadi agenda rutin," tegasnya.
Silmun mengaku sangat bahagia karena kegiatan yang digagasnya mendapat apresiasi dan bantuan langsung dari berbagai pihak, khususnya dari Rektor Uniga, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Bank Bjb Kabupaten Garut, Institute Pendidikan Indonesia serta pihak-pihak lain yang ikut membantu terselenggaranya acara tersebut.
"Dukungan ini sangat berharga dan sangat luar biasa. Kami atas nama keluarga besar SMPN I Pasundan menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang mendukung dan memberikan donasinya, sehingga bantuan ini bisa diterima langsung dan membantu para siswa yang membutuhkan," tandasnya.
Di waktu yang sama, Rektor Uniga sekaligus Ketua Paguyuban Pasundan Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin mengatakan, terjadi penurunan minat untuk sekolah di SMP I Pasundan, padahal sekolah ini merupakan lembaga pendidikan yang hebat dan terus mengembangkan dan melestarikan budaya, khususnya Budaya Sunda. "Melalui kegiatan Bhakti Sosial ini bisa lebih mensosialisasikan keberadaan sekolah Pasundan," katanya.
Sosok akademis yang juga dipercaya menjadi puncuk pimpinan di KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Garut ini juga memuji SMP I Pasundan. Pasalnya, sekolah ini memiliki jenjang prestasi yang luar biasa dan bahkan melahirkan banyak siswa yang sukses, diantaranya Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Satria Budi yang saat itu berada di sampingnya.
"Sekolah Pasundan ini terbukti telah melahirkan generasi bangsa yang baik dan berprestasi. Pak Satria Budi ini adalah salah satu alumni SMP Pasundan," ujarnya.
Abdusy Syakur Amin berharap, siswa-siswa SD yang ada di sekitar SMP I Pasundan bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMP. Dan sekolah yang bisa menjadi tujuan adalah SMP I Pasundan Garut, karena sekolah ini sudah terbukti berkualitas. "Sekolah ini sangat berkualitas dan sudah banyak alumninya yang telah memberikan manfaat bagi bangsa dan negara," katanya.
-
Selain itu, Abdusy Syakur juga berharap pihak sekolah tidak hanya melakukan kegiatan bhakti sosial saja, namun dia meminta untuk lebih mendorong aktivitas para siswa. Dirinya pun sudah berkomitmen dengan salah satu alumni SMP I Pasundan untuk memberikan suport kepada SMP Pasundan.
"Kami berharap nanti para siswa bisa berkompetisi di bidang seni budaya dan olahraga agar mereka lebih terlatih untuk berkompetisi," tegasnya.
Sebelum meninggalkan acara, Rektor Uniga beserta tamu undangan menyempatkan diri untuk berkeliling dan melihat suasana gedung sekolah. Saat itu, mereka mendapati beberapa piala yang berjejer di lemari sekolah. Uniknya, pada piala tersebut nampak berbagai kejuaraan sekolah yang diraih sejak tahun 1983. Walau sudah ada sejak puluhan tahun silam, piala-piala itu masih terlihat bersih dan nampak kokoh.
Hal ini menunjukan bahwa SMP I Pasundan Kabupaten Garut sudah menjadi lembaga pendidikan yang berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Garut dibidang peningkatan SDM yang unggul dan berprestasi.
SMP I Pasundan Garut adalah lembaga pendidikan yang menjadi saksi sejarah pembangunan di Kabupaten Garut, karena sejak puluhan tahun lalu telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Garut.
SMP I Pasundan juga sudah meluluskan banyak siswa yang kini sudah bermetamorfosa sebagai pejabat dan pengusaha sukses. Bahkan, beberapa alumni yang sudah berhasil menjadi pejabat ikut membantu mensukseskan acara bhakti sosial yang membantu puluhan siswa-siswi yang berasal dari beberapa sekolah di sekitar Garut Kota serta memang layak mendapatkan bantuan. (Asep Ahmad)