ragam

Korlantas Polri Rekayasa Lalin, Menko PMK Pastikan Kelancaran Tol Bocimi Pasca Longsor

Kamis, 4 April 2024 | 12:23 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy dan Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso serta Pemangku Kebijakan BUJT Sonny S Wibowo (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan usai meninjau kesiapan mudik dari Km 29 GT Cikampek Utama, Jawa Barat, Kamis (4/4/2024). ANTARA/Laily Rahmawaty

LOCUSONLINE, JAKARTA - Korlantas Polri telah melakukan rekayasa lalu lintas guna mengatasi situasi setelah terjadi longsor Tol Bocimi. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan bahwa pemerintah telah melakukan upaya untuk kelancaran lalu lintas di Tol Bocimi setelah terjadi longsor.

"Munculnya longsor di jalur Bocimi dapat mengganggu perjalanan mudik, namun Korlantas Polri telah berupaya melakukan rekayasa lalu lintas untuk memastikan tidak terganggu perjalanan mudik," kata Muhadjir setelah melakukan peninjauan di command center GT Cikampek Utama, Cikarang, Jawa Barat. Kamis, 4/ 4/ 2024

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas telah diterapkan di Tol Bocimi pasca longsor.

Untuk kendaraan yang menuju Sukabumi dari arah Jakarta, pembatasan dilakukan di exit Tol Cigombong dan diarahkan melalui Parung Kuda menuju Sukabumi.

Sementara itu, untuk kendaraan yang menuju Jakarta dari arah Sukabumi, pembatasan dilakukan di exit tol Parung Kuda dan masuk kembali ke Cigombong.

Tilang, ketika terjadi longsor, beberapa kendaraan terperosok, namun tidak ada korban jiwa.

"Alhamdulillah, dari kejadian tadi malam beberapa kendaraan terperosok, namun tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan," ucapnya.

Sonny S Wibowo, Pemangku Kebijakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Kementerian PUPR, menambahkan bahwa perbaikan pada ruas Tol Bocimi yang terdampak longsor akan memakan waktu sekitar dua hingga tiga bulan karena kerusakan yang signifikan.

"Kerusakan dari longsoran di Bocimi sudah kami evaluasi dan kondisinya cukup parah, hampir satu ruas van. Memperbaiki ini dengan terburu-buru untuk digunakan mudik dan balik akan sangat berisiko. Sebelumnya, perbaikan seperti itu memakan waktu sekitar dua hingga tiga bulan," jelasnya.

Sonny berharap masyarakat dapat mengikuti rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh Korlantas Polri dan menghindari jalan yang terkena longsor.

"Kami berharap agar masyarakat dapat mengikuti rute alternatif yang telah disediakan dan menjauhi rute yang terkena longsoran," kata Sonny.

Longsor terjadi di Tol Bocimi seksi 2 pada KM 64+600 A dari arah Jakarta menuju Sukabumi pada hari Rabu, 3 April 2024.

Editor: Red

Tags

Terkini