ragam

DLH Kota Tasikmalaya Jangan Tuduh Pemerintah Bahaya Tebing Pasirangin

Sabtu, 27 April 2024 | 12:41 WIB
Tebing Pasirangin yang curam

LOCUSONLINE, KOTA TASIKMALAYA - Bahaya Tebing Pasirangin. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Tasikmalaya akan melakukan upaya untuk meningkatkan keamanan tebing di Pasirangin, Kecamatan Bungursari. Namun, hal ini akan dilakukan sesuai dengan kemampuan pemerintah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, H. Denny Diyana, menjelaskan awalnya bukit tersebut memiliki kontur yang normal. Namun, karena ada aktivitas penambangan oleh warga, bukit tersebut kemudian menjadi curam.

"Oleh karena itu, pemerintah tidak boleh dituduh membiarkan keadaan tersebut berbahaya," jelasnya.

Denny menambahkan bahwa pemerintah akan mengambil langkah-langkah, termasuk melakukan penghijauan untuk mencegah longsor.

"Namun, pembangunan benteng akan membutuhkan biaya yang besar, sehingga upaya alami dengan penanaman pohon menjadi pilihan yang lebih baik," tambah H. Denny.

Terkait dengan usulan penataan dari pengusaha, DLH tidak memiliki kewenangan untuk memberikan izin. DLH hanya bertanggung jawab untuk menjaga dan mengelola lingkungan, sedangkan kepemilikan aset berada di Pemerintah Kota. DLH tidak memiliki wewenang untuk memberikan izin apapun.

"DLH tidak memiliki kewenangan untuk memberikan izin. DLH hanya bertanggung jawab untuk menjaga dan mengelola lingkungan," tegasnya.

Sebelumnya, salah satu akses jalan di Kampung Pasirangin, Kecamatan Bungursari, ditutup karena dianggap berbahaya. Meskipun akses tersebut bukan jalan umum, namun digunakan oleh sebagian warga untuk menuju rumah, pesantren, dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bungursari.

Penutupan akses tersebut dilakukan oleh pemilik lahan karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Terdapat bukit yang terbelah menjadi tebing curam dengan ketinggian sekitar 35 meter yang dianggap rawan longsor.

Demikian berita "DLH Kota Tasikmalaya Jangan Tuduh Pemerintah Bahaya Tebing Pasirangin" semoga membantu. Ikuti juga berita lainnya di locusonline.co

Pewarta: Rian

Editor: Red

Tags

Terkini