ragam

PKS Bermanuver Tempel PDIP di Pilkada Garut, Siapa Pendamping dr. Helmi....?

Sabtu, 27 April 2024 | 14:28 WIB
Kunjungan Ketua DPD PKS, dr.Helmi Budiman ke DPC PDI Perjuangan

LOCUSONLINE, GARUT - Manuver PKS di Pilkada Garut. Manuver politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November 2024 mulai dilakuan partai politik, termasuk DPD PKS Kabupaten Garut. Sabtu, 27/ 4/ 2024

Ketua DPD PKS, dr. Helmi Budiman, melakukan kunjungan ke DPC PDIP Kabupaten Garut untuk berdiskusi dengan ketua dan kader lainnya.

Pertemuan antara kedua pimpinan partai tersebut berlangsung dalam suasana yang santai. Setelah berolahraga bersama, mereka juga makan bubur ayam sambil berdiskusi.

Ketua DPD PKS Kabupaten Garut, dr. Helmi Budiman, menjelaskan pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi. Ia dan Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, telah berteman baik sejak lama.

"Pertemuan Kami dengan Ketua DPC PDIP untuk bersilaturahimi mengingat Ketua DPC PDIP merupakan teman baik sejak lama," jelas dr. Helmi.

Dibalik silaturahmi Kedatangan dr. Helmi bertujuan untuk mengetahui proses penjaringan bakal calon yang sedang berlangsung di DPC PDIP. Selain itu, Helmi Budiman juga memberikan informasi tentang proses yang sedang dilakukan oleh DPD PKS.

Helmi Budiman menjelaskan bahwa jika kesamaan antara PDIP dan PKS ditekankan, maka akan ada banyak keuntungan. Massa dari PKS dan PDIP memiliki perbedaan, namun dalam Pilkada perbedaan tersebut justru dapat saling menambah suara.

"PDIP dan PKS dengan dua kolam yang berbeda. Ketika kedua kolam tersebut digabungkan, akan membentuk kolam yang lebih besar. Jadi kami membuka diri jika PDIP dan PKS koalisi dalam Pilkada Garut tahun 2024," ujarnya.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, merasa terhormat dengan kedatangan Helmi Budiman dan rombongan. Ia menjelaskan bahwa sebenarnya mereka yang mengirim surat, namun ternyata dijawab dengan kunjungan langsung.

Yudha Puja Turnawan juga menjelaskan bahwa jika PDIP dan PKS berkoalisi dalam Pilkada Kabupaten Garut dan Helmi Budiman menjadi calon bupati, ia tidak akan mencalonkan diri sebagai pendampingnya. Namun, jika diberi tugas oleh DPP, ia siap untuk melaksanakannya.

"Jika PDIP dan PKS berkoalisi dalam Pilkada Kabupaten Garut dan Helmi Budiman menjadi calon bupati, ia tidak akan mencalonkan diri sebagai pendampingnya," jelas Yudha.

Pewarta: Suradi

Editor: Red

Tags

Terkini