LOCUSONLINE, GARUT - Margiyanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, secara resmi membuka Seminar Bahaya Judi Online yang diinisiasi oleh Forum Intelektual Mahasiswa Gedung Garut (FORMIL MG), di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Garut, pada Kamis (25/7/2024).
Acara ini dihadiri oleh 120 peserta dari kalangan mahasiswa, karang taruna, dan aktivis masyarakat.
Seminar ini menghadirkan beberapa narasumber, antara lain perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Apid Hapidin, perwakilan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jawa Barat Wilayah Garut, Gusti Ardiansyah, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Oka Ivan Robiyanto, Kasat Reskrim Polres Garut, Ipda Purnomo, Kepala Seksi Kriminal Umum Kejaksaan Negeri Garut, Yudhi Satriyo Nugroho, dan Kadiskominfo Garut.
Baca Juga : Kerja Sama Eksplorasi Platform Pasar Digital UMKM antara Pemkab Garut dan Telkom Indonesia
Margiyanto mengapresiasi upaya mahasiswa dalam menyelenggarakan seminar ini sebagai wujud kepedulian generasi muda terhadap meningkatnya kasus perjudian online, khususnya di Kabupaten Garut.
"Kegiatan ini menunjukkan tingginya kepedulian dari para mahasiswa dalam memerangi perjudian online dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah tersebut," ujar Margiyanto.
Dia juga menjelaskan langkah Diskominfo Garut dalam memerangi perjudian online, termasuk mengatasi iklan perjudian online yang mengganggu penggunaan aplikasi pemerintah atau layanan publik.
Klik Aja Jangan Ragu : Temukan Informasi dan Wawasan Baru Hanya di Chanel Youtube Locusonline
Margiyanto menekankan pentingnya literasi digital untuk melawan meningkatnya korban perjudian online dan perlunya kampanye anti perjudian online agar masyarakat memahami bahayanya secara sosial, budaya, dan normatif.
“Semoga para peserta seminar ini dapat menjadi agen perubahan dan menyebarkan kesadaran mengenai bahaya perjudian online agar mengurangi penggunaan aplikasi judi online,” kata Margiyanto.
Ketua Formil MG, Ahmad Fajar Mutahari, menegaskan bahwa seminar ini diadakan sebagai respons terhadap meningkatnya perjudian online di Kabupaten Garut. Mereka berharap dapat menyelamatkan Garut dari bahaya perjudian online dengan deklarasi menolak praktik tersebut.
“Kami berharap acara ini mampu menyadarkan masyarakat akan bahaya perjudian online dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya melawan praktik tersebut di Garut,” ujar Ahmad Fajar Mutahari.
Editor: Red