ragam

Pemkab Garut Dorong Perbankan Bantu Pembiayaan Kredit Ringan untuk Peremajaan Angkutan Umum

Selasa, 8 Oktober 2024 | 13:13 WIB

LOCUSONLINE, GARUT -  Pemkab Garut Dorong Perbankan Bantu Pembiayaan Kredit Ringan: Menanggapi tuntutan sopir angkutan umum terkait berbagai persoalan usaha di jalanan, termasuk kesulitan mendapatkan akses kredit ringan untuk peremajaan kendaraan. Pemkab Garut menyatakan akan mendorong perbankan untuk memberikan kemudahan akses kredit ringan bagi pelaku usaha angkutan umum di Garut.

"Ini yang kita mohon, kita sudah komunikasikan ke perbankan, hanya sampai hari ini mereka (perbankan) masih ada kajian, karena tidak bisa langsung," kata Sekretaris Daerah Pemkab Garut, Nurdin Yana, saat menerima aksi tuntutan sopir angkutan umum di DPRD Kabupaten Garut, Senin 7 Oktober 2024.

Nurdin menjelaskan bahwa Pemkab Garut akan berkomunikasi dengan perbankan untuk mendorong program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat membantu pelaku usaha angkutan umum mendapatkan kendaraan peremajaan yang lebih bagus dan layak beroperasi.

"Terkait dengan kemudahan proses peremajaan kendaraan, nah ini kami sudah informasikan dan komunikasi dengan perbankan untuk kemudian kami meminta bantuan ke perbankan untuk mengucurkan konteksnya KUR (kredit usaha rakyat)," katanya.

Nurdin menambahkan bahwa Pemkab Garut tidak hanya mendorong perbankan milik pemerintah daerah, tetapi juga akan memperluas akses ke perbankan lain milik pemerintah yang ada di Garut.

"Kami juga akan mencoba melebar ke perbankan plat merah terkait dengan itu," katanya.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Garut, Yudi Nurcahyadi, mengucapkan terima kasih atas tanggapan positif dari Pemkab Garut terkait tuntutan mereka. Yudi menjelaskan bahwa selama ini pelaku usaha angkutan umum kesulitan mendapatkan akses pinjaman kredit ringan yang tidak memberatkan ketika ingin melakukan peremajaan kendaraan.

"Kredit ringan itu seperti kita ketahui kalau melalui pembiayaan 'leasing' hari ini sangat berat, kita hitung kumulatif cicilan sama pokok itu hampir dua kali lipat," katanya.

Yudi mengharapkan adanya program pinjaman dari perbankan milik pemerintah dengan program pinjaman bunga ringan seperti KUR dapat membantu pelaku usaha angkutan umum mendapatkan kendaraan peremajaan yang lebih bagus dan layak beroperasi.

Yudi menjelaskan bahwa dari 1.600 mobil angkutan umum di Garut, sekitar 60 persen dalam kondisi tidak layak dan membutuhkan peremajaan agar pelayanan transportasi lebih layak dan nyaman.

"Melalui bank plat merah di sana ada dana KUR supaya bisa untuk usaha transportasi di Kabupaten Garut agar layak pakai, dan kita sampaikan kepada pemerintah daerah agar serius untuk masalah transportasi karena berkaitan dengan citra Garut sebagai kota wisata," katanya. dikutip dari Kantor berita Antara.

Editor: Bhegin

Tags

Terkini