LOCUSONLINE, BANDUNG BARAT - Empat Kepala Daerah Tinjau TPA Sarimukti: Sebuah spanduk bertuliskan "Perhatian Mulai Jumat 1 November 2024 Truk Sampah Over Kapasitas Dilarang/Ditolak masuk/membuang di wilayah Desa Sarimukti, Kecamatan Cipatat" menyambut kedatangan empat kepala daerah Kota dan Kabupaten di Provinsi Jawa Barat ke area TPAS Sarimukti, Rabu (30/10/2024).
Empat Kepala Daerah Tinjau TPA Sarimukti adalah; Pj. Walikota Bandung, Pj. Bupati Bandung, Pj. Walikota Cimahi, dan Pj. Bupati Bandung Barat bersama PJ. Gubernur Jawa Barat.
Camat Cipatat, Faisal Sulena, menjelaskan bahwa spanduk tersebut merupakan bentuk pengingat kembali atas komitmen yang telah disepakati bersama.
"Sebetulnya ini hasil rapat kami dengan pemerintah se Bandung Raya di Dago Pakar yang diinisiasi oleh DLH Provinsi dan hal ini sudah kami sampaikan," terangnya.
Faisal mengungkapkan bahwa sebagian truk sampah sudah sesuai dengan kapasitas angkut, namun masih banyak juga yang melebihi kapasitas, bahkan hingga 1 meter lebih tinggi.
"Waktu rapat terakhir dengan semua pihak kita memberikan batas waktu sampai akhir bulan ini, malah ada juga permohonan untuk spalling ketinggian, waktu itu dibahas dan disepakati boleh ada spalling maksimal di 20 cm," jelasnya.
Mengenai sanksi yang akan dikenakan, Faisal menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Forkopimcam dan tengah mempertimbangkan opsi yang akan diterapkan.
"Kita masih melihat kemungkinan, apakah akan diterapkan dengan denda tilang dan ini mau tidak mau harus disepakati, karena ini kesepakatan harus diikuti oleh semuanya," tegasnya.
Ia menekankan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban dan keamanan di area TPA Sarimukti.
"Harapan kami disini selaku kecamatan yang di wilayahnya ada tempat pembuangan sampah Sarimukti, pada saudara-saudaraku semua kepala dinas, semua pemerintah daerah dan termasuk unsur pelaksananya para driver, termasuk para vendor yang ada ayo lah sama-sama kita saling menjaga lingkungan kita ini tertib aman di perjalanan, tertib di pembuangan. Kalau kita tidak bersama-sama ini tidak akan bisa berjalan dengan baik," pungkasnya menambahkan.
Pewarta: Kamil
Editor: Bhegin