LOCUSONLINE, GARUT - SMPN 2 Malangbong sukses gelar Karya P5 pada Kamis, 21 November 2024, dengan mengangkat tema Pengelolaan Sampah dan Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS).
Kegiatan ini merupakan bagian penting dari Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari.
Dadan Muhammad, S.Pd.,M.Pd, selaku Penanggungjawab Proyek, menjelaskan dalam kegiatan ini, siswa menunjukkan hasil proyek mereka dalam bentuk pameran, diskusi kelompok, dan aksi nyata. Pameran menampilkan produk daur ulang, poster kampanye, dan media pembelajaran interaktif.
"Diskusi kelompok membahas pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan reproduksi. Aksi nyata berupa pembersihan lingkungan sekolah dan kampanye digital tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi," jelas Dadan.
Dadan juga mengunkapkan gelar karya P5 dengan tema Pengelolaan Sampah dan PKRS menjadi momen penting dalam menanamkan nilai-nilai Pelajar Pancasila, khususnya terkait peduli lingkungan dan kesadaran kesehatan.
"Tema ini sangat relevan, karena kita menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah dan perlunya edukasi yang komprehensif terkait kesehatan reproduksi bagi generasi muda."
Kepala Sekolah SMPN 2 Malangbong, Qiqi Kusdiana, S.Pd.,M.Pd, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Kurikulum Merdeka dalam membentuk karakter Pelajar Pancasila.
"Pengelolaan sampah bukan hanya tentang mengurangi limbah, tetapi juga membangun budaya peduli lingkungan sejak dini. Begitu pula, Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (PKRS) sangat penting untuk memberikan pemahaman tentang kesehatan dan tanggung jawab pada diri sendiri," jelasnya.
Pengawas Sekolah, Dadang Muhammad Kosim, S.Ag.,M.Pd, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat, mulai dari siswa, guru, hingga dukungan orang tua.
"Tema ini sangat penting dan relevan untuk membekali siswa menghadapi tantangan masa kini. Pengelolaan sampah menjadi salah satu isu global yang membutuhkan perhatian kita semua. Dengan tema ini, siswa tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga diarahkan untuk bertindak nyata demi menjaga kelestarian lingkungan," ujarnya.
"Selain itu, Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (PKRS) memberikan bekal bagi siswa untuk memahami dan menjaga kesehatan diri mereka, sehingga dapat menjadi generasi yang sehat dan bertanggung jawab," tambah Dadang.
Gelar Karya P5 dengan tema Pengelolaan Sampah dan PKRS ini diharapkan dapat melahirkan aksi nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan masyarakat yang lebih peduli.