LOCUSONLINE, PURWAKARTA - DPRD Purwakarta Gelar Workshop dengan Wartawan: Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menggelar workshop dengan mengundang perwakilan wartawan dari media cetak, media online, dan media televisi yang tergabung dalam 24 organisasi media se-Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini menghadirkan narasumber, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers Nasional, Totok Suryanto, di ruang rapat Gabungan Komisi, DPRD Purwakarta, Selasa (10/12/2024).
Workshop dengan tema "Mewujudkan Kemitraan yang Berkualitas serta Menjalin Hubungan yang Proporsional dan Profesional dengan Media" ini menjadi bukti komitmen DPRD Purwakarta untuk meningkatkan kualitas kerjasama dengan media massa.
Ketua Komisi IV DPRD Purwakarta, Ricky Syamsul Fauzi, SH, yang membuka acara tersebut, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan workshop dan berharap wartawan dapat memberikan dampak positif terhadap warga masyarakat Purwakarta dengan menyuguhkan pemberitaan yang berkualitas.
"Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak azasi warga dalam Pasal 28 UUD 1945. Kemerdekaan pers merupakan unsur penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang berdemokratis," kata Ricky.
Ricky menegaskan bahwa media massa sebagai pilar ke-4 Demokrasi harus independen dan berperan penting dalam melakukan kontrol sosial. "Media massa sebagai pilar ke-4 Demokrasi, sampai kapanpun harus independen. Semangat independensi penting mengingatkan keberadaan pers sangat dibutuhkan di tengah kehidupan masyarakat khususnya di Kabupaten Purwakarta. Media melaksanakan kontrol sosial sangat penting pula untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan. Baik Korupsi, Nepotisme, Penyelewangan maupun penyimpangan lainnya," tegas Ricky.
Ricky berharap agar media dalam menjalankan tugasnya dapat bersikap profesional dan proporsional, melakukan verifikasi, merencanakan, menyaring informasi, dan menghasilkan sumber berita yang dapat dipercaya. "Media dalam menjalankan tugasnya harus profesional dan proporsional, melakukan verifikasi, merencanakan, menyaring informasi hingga menghasilkan sumber berita yang dapat dipercaya. Itu harapan kami semua," tegas Ricky.
Ricky juga menekankan pentingnya peran media dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar terbebas dari berita hoaks. "Berita-berita yang mencerdaskan, mendidik dan mencerahkan warga masyarakat dipandang perlu hari ini di masyarakat Purwakarta. Masyarakat bisa menyaring mana berita yang berkredibilitas dan dapat disebarluaskan, mana berita hoaks sehingga tidak menimbulkan black campaign, tentu ini menjadi tanggungjawab kita semua untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat Kabupaten Purwakarta sehingga terbebas dari berita-berita hoaks."
"Peran media yang profesional dan independen sangat penting untuk membangun demokrasi di Kabupaten Purwakarta," terang Ricky.
Sekretaris DPRD Purwakarta, Drs. H. Suhandi, M.Si, dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan diadakannya workshop ini adalah untuk meningkatkan silaturahmi dengan para ketua organisasi wartawan dan anggotanya. Workshop ini juga diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi wartawan yang belum mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) maupun Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
"Kami sengaja mengundang Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers Nasional, Pak Totok Suryanto, sebagai refreshing. Dalam rangka bersinergi dalam tugas Bapak-bapak dan Ibu-ibu di dalam kewartawanan," kata Sekwan.
"Dengan terbitnya UU No.40 tahun 1999 tentang Pers, perlindungan Bapak-bapak sudah cukup, tinggal melaksanakan tugas harus proporsional dan profesional. Kalau kami hanya bisa memberikan fasilitas, selaku Sekretaris DPRD memfasilitasi pimpinan dan anggota dewan. Jangan coba-coba menulis yang tidak profesional, pena wartawan itu setajam pedang karena berdampak kepada orang yang diberitakan dan kepada keluarganya. Tolonglah jalankan tugas dengan sebaik-baiknya," ucap Sekwan Suhandi.
Pewarta: Laela
Editor: Bhegin