ragam

Realisasi Anggaran Pendidikan Capai Rp504 Triliun, Pemerintah Tetap Prioritaskan Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Senin, 16 Desember 2024 | 14:55 WIB
Ilustrasi (Foto ANTARA: FOTO-OLHA MULALINDA)

LOCUSONLINE, JAKARTA - Realisasi Anggaran Pendidikan Capai Rp504 Triliun: Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara melaporkan realisasi anggaran pendidikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp504 triliun per 30 November 2024.

"Anggaran pendidikan adalah bagian dari investasi publik, mendukung daya saing," kata Suahasil, dikutip di Jakarta, Minggu.

Suahasil Nazara merincikan bahwa anggaran pendidikan disalurkan melalui berbagai program, antara lain:

- Belanja Pemerintah Pusat (BPP): Rp171,9 triliun
- Transfer ke Daerah (TKD): Rp317 triliun
- Pembiayaan: Rp18,1 triliun

Manfaat APBN untuk program pendidikan yang disalurkan melalui BPP diterima oleh masyarakat lewat:

- Program Indonesia Pintar (PIP): 21,1 juta siswa
- Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah: 1,1 juta mahasiswa
- Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP): 55.809 penerima
- Bantuan Operasional Sekolah (BOS): 9,4 juta siswa dan 55.084 sekolah
- Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN): 197 perguruan tinggi
- Tunjangan profesi guru non-PNS: 652,5 ribu guru
- Tunjangan profesi dosen (TPD): 79,7 ribu dosen

Manfaat melalui TKD, di antaranya:

- BOS: 43,7 juta siswa dan 46,7 ribu satuan pendidikan sekolah
- BOP PAUD: 6,2 juta peserta didik dan 3.611 satuan pendidikan PAUD
- Rehabilitasi sekolah: 5.404 ruang kelas
- Gaji, tunjangan, TPG, dan tamsil: 1,58 juta guru
- Museum: 109 museum

Adapun yang melalui pembiayaan, antara lain untuk dana abadi pendidikan LPDP yang memberikan beasiswa bagi anak bangsa meneruskan pendidikan S2 dan S3 di dalam maupun di luar negeri.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa Pemerintah berkomitmen menjadikan sektor pendidikan dan kesehatan masih menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran tahun 2025. Kondisi ini berbeda dengan beberapa negara seperti Amerika Serikat dan India yang menjadikan sektor pertahanan memegang alokasi terbesar dalam APBN.

"Indonesia alokasi terbesar adalah pendidikan. Demikian kita menempatkan pendidikan sebagai prioritas dan kita yakin melalui pendidikan dan pelayanan kesehatan inilah jalan keluar sesungguhnya dari kemiskinan," kata Presiden Prabowo Subianto dalam Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) secara digital serta peluncuran Katalog Elektronik versi 6.0, di Istana Negara, Jakarta pada Selasa (10/12).

Editor: Bhegin

Sumber: Kantor Berita ANTARA

Tags

Terkini