ragam

Pengacara Tewas Ditembak OTK di Malam Tahun Baru

Jumat, 3 Januari 2025 | 15:51 WIB

LOCUSONLINE, BONE - Seorang pengacara bernama Rudi S Gani (49) tewas ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) saat merayakan malam tahun baru bersama keluarganya di Desa Pattukulimpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (31/12/2024) sekira pukul 22.30 WITA.

Korban mengalami luka fatal akibat dua peluru yang bersarang di wajah dan dada. Menurut saksi mata, Abdul, Rudi ditembak saat sedang menikmati makan malam bersama keluarganya di rumah.

"Korban ditembak pelaku saat sementara berada di rumah Istrinya," ungkap Abdul.

Menanggapi kejadian ini, Polda Sulsel membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus penembakan tersebut. Tim ini bertugas untuk mengungkap motif dan pelaku penembakan misterius ini.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel, Kombes Jamaluddin Farti, mengatakan bahwa tim telah diterjunkan ke Bone untuk melakukan penyelidikan.

"Tim telah dibackup oleh Resmob Polda Sulsel untuk mengungkap kasus ini," ujar Jamaluddin.

Jenazah Rudi S Gani telah diautopsi di ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Jl Kumala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Rabu (1/1/2025) siang. Hasil autopsi akan menentukan apakah terdapat proyektil peluru di tubuh korban.

"Nanti menunggu dari hasil autopsi RS Bhayangkara. Jika ada proyektil dalam tubuh korban, maka itu yang akan diperiksakan di Labfor," jelas Jamaluddin.

Jenazah Rudi rencananya akan dimakamkan di Kabupaten Pangkep, kampung halaman istrinya, Hj Maryam. Pemakaman akan dilangsungkan hari ini, Kamis (2/1/2025), setelah menunggu kedatangan salah satu anaknya dari Dubai.

Rudi dikenal sebagai pengacara yang menangani beberapa kasus besar. Istri Rudi, Hj Maryam, mengungkapkan bahwa suaminya seringkali mendampingi klien dalam berbagai kasus, termasuk kasus pidana dan perdata.

"Kalau kasus yang ditangani banyak. Karena setiap dia bersidang pasti saya temani," ucap Maryam.

Maryam menambahkan bahwa Rudi tidak pernah bermasalah serius dengan orang lain. Ia dikenal sebagai pribadi yang sabar dan tidak mudah tersinggung.

"Tidak pernah, bapak itu orangnya sabar, tidak pernah cekcok sama orang walaupun orang agak anu sama dia, dia tetap senyum. Tidak pernah bermasalah sama orang setahu saya," kenangnya.

Kasus terakhir yang ditangani Rudi adalah kasus penyerobotan lahan yang saat ini sedang bergulir di Markas Polres Bone. Rudi bertindak sebagai pendamping hukum terlapor dalam kasus tersebut.

Menurut Hj Maryam, saat kejadian, mereka sedang berkumpul bersama keluarga di rumah. "Kita sementara makan-makan sama keluarga, tiba-tiba ada suara ledakan (letusan) langsung dia (Rudi) tergeletak," kata Maryam.

Maryam melihat langsung suaminya tergeletak di sampingnya. Ia tidak mengetahui pasti sumber letusan karena suasana sekitar rumahnya cukup gelap.

"Tidak ada saya lihat (orang di luar rumah) karena gelap juga, karena ada mobil terparkir di depan jadi di belakangnya agak gelap," ujarnya.

Maryam awalnya menduga suaminya mengalami pecah pembuluh darah karena melihat darah keluar. Namun, setelah dibawa ke puskesmas dan diperiksa oleh polisi, Maryam baru mengetahui bahwa suaminya menjadi korban penembakan.

"Baru saya tahu waktu ada polisi bilang di puskesmas bahwa ini ditembaki, ditembak," bebernya.

Terduga pelaku diketahui tiba di lokasi menggunakan satu unit minibus dan langsung melarikan diri setelah menembak korban.

Maryam mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, sebuah minibus berhenti di depan rumahnya tanpa mematikan mesin. Seorang pria tampak mendekati korban sebelum suara tembakan terdengar.

"Agak gelap di sekitar rumah karena ada mobil parkir dan lampu depannya tetap menyala, jadi agak gelap di bagian belakang mobil. Saya sempat lihat ada pria masuk tapi agak samar dan saya tidak terlalu perhatikan wajahnya," jelasnya.

Iptu Rayendra Muhtar, Kasi Humas Polres Bone, membenarkan informasi mengenai mobil yang berhenti di depan rumah korban.

"Ada satu unit mobil yang parkir di depan rumah korban dan langsung tancap gas saat terdengar suara letusan," kata Rayendra saat dihubungi melalui telepon.

Polda Sulsel terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif penembakan terhadap Rudi S Gani.

Editor: Bhegin

Tags

Terkini