ragam

Kebakaran Hutan Mengerikan Hanguskan Los Angeles Tewaskan 24 Orang, Ancaman Angin Kencang Semakin Memburuk

Selasa, 14 Januari 2025 | 10:53 WIB
Petugas pemadam kebakaran memantau kobaran api di bagian West Hills Los Angeles, Kamis, 9 Januari 2025. (AP/AP)

LOCUSONLINE, JAKARTA - Kebakaran hutan mengerikan hanguskan Los Angeles, California, Amerika Serikat. Setidaknya 24 orang tewas atas peritiwa tersebut dan para pejabat memperingatkan bahwa angin kencang yang akan datang akan memperparah kebakaran yang telah berlangsung selama tujuh hari.

Puluhan ribu hektar lahan telah hangus, ribuan orang kehilangan tempat tinggal, dan ratusan ribu lainnya terpaksa dievakuasi.Tim pemadam kebakaran berhasil menghentikan penyebaran api di wilayah Palisades, namun otoritas memperingatkan bahwa situasi dapat memburuk dengan "kebakaran yang ekstrem dan kondisi yang mengancam jiwa" dalam beberapa hari mendatang.

Dikutip dari CNBC Indonesia, Ahli meteorologi Layanan Cuaca Nasional AS, Rose Schoenfeld, mengatakan Angin Santa Ana, yang dikenal dengan kecepatannya yang tinggi, kering, dan hangat, diperkirakan akan kembali pada Selasa (14/1/2024) dengan kecepatan yang mendekati "tingkat badai".

"Angin dengan kecepatan hingga 110 km/jam akan menciptakan situasi yang sangat berbahaya mulai Selasa dini hari," ujar ahli meteorologi Layanan Cuaca Nasional AS, Rose Schoenfeld.

"Hembusan angin dapat mengipasi api dan menyebarkan bara api ke area baru," tambah petugas pemadam kebakaran.

Tim dengan anjing pelacak mayat terus mencari korban tewas yang terjebak dalam api. Jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat.

Sheriff Daerah LA, Robert Luna, mengungkapkan timnya akan menyisir area yang hancur untuk menemukan sisa-sisa jasad.

"Ini adalah tugas yang sangat berat, dan sayangnya, setiap hari kami menemukan sisa-sisa jasad warga," ujar Luna.

"Pekerjaan itu tidak mudah, tetapi saya yakin kita akan terus menemukan sisa-sisanya."

Selain Palisades, wilayah Eaton juga terkena dampak parah. Kebakaran di Eaton telah mencapai 14.000 hektar dengan lebih dari 12.000 orang dievakuasi.

Tim medis LA telah merilis daftar korban tewas tanpa menyebutkan identitas. Delapan korban tewas berasal dari Palisades, sementara 16 lainnya dari Eaton.

Jam malam diberlakukan di zona evakuasi dan Garda Nasional dikerahkan untuk menjaga keamanan.

Peristiwa ini telah menyebabkan penjarahan, dengan beberapa penjarah ditangkap, termasuk seorang yang menyamar sebagai petugas pemadam kebakaran untuk mencuri dari rumah-rumah.

Jumlah total penduduk yang berada di bawah perintah evakuasi kini mencapai sekitar 100.000, turun dari puncaknya yang hampir mencapai 180.000.

Universitas California, salah satu kampus besar di LA, hampir kosong karena mahasiswa mengungsi secara sukarela.

Gubernur California Gavin Newsom berjanji untuk membangun kembali kota tersebut dengan rencana yang disebut "Rencana Marshall", merujuk pada perjanjian dukungan AS ke Eropa untuk membangun kembali pasca Perang Dunia II.

Presiden terpilih Donald Trump mengkritik pejabat setempat atas peristiwa ini, menyebut Gubernur California tidak kompeten.

Upaya pemadaman kebakaran yang heroik telah berlangsung selama 24 jam sejak kebakaran pertama terjadi.

Upaya itu diperkuat dengan kedatangan kru dari Meksiko pada Minggu. Mereka bergabung dengan tim dari seluruh California dan AS bagian barat.

Penyelidikan besar-besaran oleh otoritas federal dan lokal sedang dilakukan untuk menentukan penyebab kebakaran. Meskipun kebakaran hutan dapat terjadi secara sengaja, kebakaran sering kali terjadi secara alami dan merupakan bagian penting dari siklus kehidupan suatu lingkungan.

Namun, perluasan wilayah perkotaan membuat orang-orang lebih rentan terhadap bahaya kebakaran hutan. Perubahan iklim, yang diperparah oleh penggunaan bahan bakar fosil yang tidak terkendali, memperburuk kondisi yang menyebabkan kebakaran yang merusak.

Editor: Bhegin

Tags

Terkini