ragam

Perempuan Asal Purwakarta Terdampar di Irak, Mohon Bantuan Pemerintah untuk Pulang

Sabtu, 1 Februari 2025 | 11:22 WIB
Nur PMI Asal Purwakarta yang TYerdampar di Irak

LOCUSONLINE, PURWAKARTA – Perempuan Asal Purwakarta Terdampar di Irak: Nurjanah (36), warga Desa Pasawahan Kulon, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, saat ini terdampar di Irak dan memohon bantuan pemerintah untuk dipulangkan. Nur, sapaan akrabnya, mengaku bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah warga setempat.

Kisah pilu Nur bermula dari janji manis agen yang menjanjikan pekerjaan di Turki. Namun, ia justru diterbangkan ke Irak dan mengalami perlakuan tidak manusiawi.

"Sejak awal keberangkatan memang sudah bermasalah. Saya dijanjikan bekerja di Turki, tapi ternyata dibawa ke Irak. Di penampungan, saya ditampar, ditendang, dan dikurung di kamar mandi hingga pingsan," ungkap Nur melalui pesan elektronik, Jumat (31/1/2025).

Nur menceritakan, ia sempat dibawa ke Padalarang, Jawa Barat, sebelum akhirnya dijemput dan dibawa ke Jakarta untuk diterbangkan ke Irak.

"Di rumah majikan pertama, saya kelelahan dan pingsan. Kemudian, saya dikembalikan ke penampungan. Di sana, saya mendapat perlakuan kasar," kata Nur.

Nur menambahkan, meskipun gaji di tempat kerjanya saat ini lancar, ia sering sakit dan kelelahan akibat pekerjaan berat.

"Saya sering sakit lambung dan harus bekerja membersihkan rumah dari lantai satu hingga lantai tiga. Majikan saya juga sering mengungkit pemberiannya dan berkata kasar," ujar Nur.

Nur mengaku sangat ingin pulang ke Indonesia. Ia khawatir dengan kondisi kesehatannya dan merasa terhina di tempat kerjanya.

"Saya ingin pulang ke kampung halaman. Di sini, saya sering lemah dan merasa terhina," ungkapnya.

Suami Nur, Samanhudi, telah melaporkan permasalahan ini ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta.

"Suami saya sudah datang ke Disnakertrans untuk menyampaikan permasalahan saya. Mereka berkoordinasi dengan BP2MI dan BP3MI," kata Nur.

Kepala UPK BP3MI Jawa Barat, Kombes Pol. Mulia Nugraha, menyatakan kesiapannya untuk membantu Nur agar bisa pulang ke Indonesia.

Sementara itu, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia (RI) Judha Nugraha, melalui WhatsApp, menyampaikan bahwa staf PWNI akan menghubungi Nur.

Gegen Diosya Surendageni, S.H., M.H., seorang pengacara di Purwakarta, menyarankan keluarga Nur untuk menemui dan memohon bantuan kepada pemerintah daerah terdekat.

"Jika kebenarannya sudah bisa dipastikan, warga Indonesia asal Purwakarta tersebut bisa dipulangkan," pungkas Gegen.

Pewarta: Laela

Editor: Bhegin

Tags

Terkini