ragam

Warga Leles dan Kadungora Sampaikan Keluhan Keberadan Pedagang di PT. Chngshin Reksa Jaya Kepada Anggota DPRD Jabar

Sabtu, 8 Februari 2025 | 19:37 WIB

LOCUSONLINE, GARUT – H. Dede Kusdinar, SE, Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan XIV Kabupaten Garut, menggelar kegiatan acara reses dalam bentuk penyebarluasan peraturan daerah dalam masa sidang tahun 2025/2026. Acara tersebut digelar di ruang aula milik Desa Talagasari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, pada Jumat (7/2/2025).

Dede Kusdinar, SE, sebagai Anggota Dewan Provinsi Jawa Barat, dalam acara kegiatan ini akan menampung aspirasi dan usulan-usulan dari warga masyarakat yang berada di dua wilayah Kecamatan, yaitu Leles dan Kadungora, Kabupaten Garut.

Dalam pemaparannya, Dede Kusdinar, SE, menyampaikan rasa terima kasih kepada para tamu undangan yang telah menghadiri gelaran acara reses ini, di mana para warga masyarakat dan para kepala desa sudah meluangkan waktunya.

Dede Kusdinar juga mempersilakan agar warga masyarakat di dua wilayah kecamatan untuk bertanya dan memberikan, baik itu usulan atau masukan mengenai hal apa saja yang akan diusulkan sesuai tugas pokok dan fungsi dirinya sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Dede Kusdinar mengatakan bahwa ada beberapa keluhan dan usulan warga masyarakat yang tadi telah disampaikan dalam kegiatan acara tersebut dan akan ditampung dahulu. Nantinya, usulan tersebut akan disampaikan dan dibahas dalam rapat di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat bersama para Legislatif.

"Ya memang tadi ada beberapa usulan dan keluhan dari warga masyarakat, baik itu warga masyarakat Leles ataupun Kadungora, mengenai hal kemacetan, hingga para pedagang di PT. Chngshin Reksa Jaya, mengganggu kelancaran para pengendara yang akan beraktivitas. Adapula para kader-kader PKK dan Posyandu dari desa yang mengeluhkan insentifnya untuk saat ini hanya Rp. 80.000/orang dan meminta agar kenaikan insentif untuk para kader segera dinaikan. Dimana janji dalam kampanyeu Gubernur Jawa Barat terpilih Kang Dedi Mulyadi, panggilan akrab KDM sebagai politisi Gerindra, telah menjajikan kenaikan insentif tersebut," ucapnya kepada awak media Locusonline, ketika diwawancarai.

Para tamu undangan yang hadir sekitar kurang lebih 200 orang warga masyarakat dari perwakilan yang berada di dua wilayah Kecamatan Leles dan Kadungora beserta para kepala desa. Menurut Dede selaku anggota Dewan, sangat penting sekali terjalinnya komunikasi dengan para kepala desa.

Dede juga menekankan kepada para kepala desa agar permasalahan di wilayah pemerintahan desa, terutama dengan adanya bank emok dan pinjol, menjadi masalah prioritas dalam mengatasi masalah tersebut, yang menjadi akar dan penyebab warga masyarakat terlilit utang sehingga menjadi masalah dalam keluarga.

"Kalau bisa untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintahan desa berikan bantuan modal usaha untuk para pelaku usaha, bukan yang tidak usaha, sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga masyarakat dan menyisihkan dari anggaran Dana Desa untuk masyarakat yang benar-benar pelaku usaha kecil menengah, sehingga dengan sendirinya bank emok atau pinjol tidak akan ada ruang," ujar Dede Kusdinar.

"Dan, kalau mengenai infrastruktur di wilayah desanya, para kepala desa harus bisa bersinergi dengan pemerintahan, baik itu bupati, gubernur atau kementerian, mengajukan proposal sehingga bisa mengkaver kebutuhan infrastruktur. Selain itu juga ada anggota dewan, baik di DPRD Kabupaten atau DPRD Provinsi, yang mempunyai anggaran aspirasi, untuk bankeudes," tegasnya.

Pewarta: Nuroni

Editor: Bhegin

Tags

Terkini