ragam

Sukatani Comeback di Panggung Musik Usai Kontroversi "Bayar Bayar Bayar", Divpropam Periksa Oknum Polisi

Sabtu, 22 Februari 2025 | 17:38 WIB
Band Sukatani

LOCUSONLINE, PURBALINGGA - Sukatani Comeback di Panggung Musik:  Band punk new wave asal Purbalingga, Sukatani, akan kembali tampil di panggung musik setelah heboh karena lagu "Bayar Bayar Bayar". Mereka akan tampil di acara gigs Crowd Noise Vol. 1 pada Minggu, 23 Februari 2025, di Gedung Korpri Slawi, Tegal, Jawa Tengah.

Berdasarkan poster yang diunggah di Instagram, event ini akan dimeriahkan oleh sembilan band indie skena, termasuk Despise, XXX Nothing Left, Corvette, Silver Gun's, dan RTAG alias REBELLIOUS TEENAGE.

Sebelumnya, Sukatani mengunggah video permintaan maaf ke Polri dan menarik lagu "Bayar Bayar Bayar" dari semua platform. Dalam video tersebut, dua personelnya, Muhammad Syifa Al Ufti alias Electroguy (gitaris) dan Novi Chitra Indriyaki alias Twistter Angels (vokalis), menjelaskan bahwa lagu itu bukan untuk menyerang institusi Polri, melainkan hanya mengkritik oknum tertentu.

"Mohon maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul Bayar Bayar Bayar," ujar Syifa dalam video tersebut.

Kemudian, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri tidak alergi kritik dan tetap berkomitmen menjadi institusi yang modern.

"Polri terus berupaya menjadi organisasi yang modern, yaitu Polri tidak antikritik," katanya.

Divpropam Periksa Oknum Polisi Terkait Dugaan Intimidasi

Biro Pengamanan Internal Divpropam Polri memeriksa empat personel Subdit I Ditressiber Polda Jawa Tengah terkait dugaan intimidasi terhadap personel Band Sukatani karena lagu berjudul "Bayar Bayar Bayar".

Lewat akun resmi X, Divpropam Polri mengatakan bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bentuk Polri tak antikritik dan menerima masukan. Pemeriksaan juga turut dilakukan oleh Subbidpaminal Bidpropam Polda Jateng.

"Empat personel Subdit I Ditressiber Polda Jateng telah diperiksa oleh Subbidpaminal Bidpropam Polda Jateng & di backup oleh Biropaminal Divpropam Polri," demikian dikutip dari unggahan mereka.

Propam juga memastikan mereka menjamin perlindungan dan keamanan terhadap dua personel band Sukatani dalam kasus tersebut. Polri, lanjutnya, juga memastikan ruang kebebasan berekspresi akan tetap terjaga.

"Perlu ditegaskan bahwa kami menjamin perlindungan dan keamanan dua personel band Sukatani. Polri terus memastikan ruang kebebasan berekspresi tetap terjaga," katanya.

Dua personel Band Sukatani, Syifa Al Lufti alias Alectroguy dan Novi Citra alias Twister Angel sebelumnya mengunggah permintaan maaf terbuka kepada institusi Polri terkait lagu mereka yang berjudul "Bayar Bayar Bayar".

Lagu yang kini viral di media sosial ini mengandung lirik tentang harus membayar oknum polisi untuk segala urusan.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul lagu Bayar Bayar Bayar yang liriknya 'bayar polisi' yang telah kami nyanyikan sehingga viral di beberapa platform media sosial," ujar Alectroguy, personel Band Sukatani via Instagram.

Polda Jateng Bantah Intervensi dan Minta Permintaan Maaf

Sementara itu, Polda Jawa Tengah mengakui sempat melakukan klarifikasi terhadap Band Sukatani terkait lagu itu. Namun, mereka membantah telah melakukan intervensi dan meminta Band Sukatani untuk membuat video permintaan maaf.

"Sebenarnya lagu itu saya ciptakan untuk oknum kepolisian yang melanggar peraturan," ungkap Alectroguy.

Editor: Bhegin

Tags

Terkini