ragam

Kades Mekarsari Cibatu Sebut Robohnya Tembok Pabrik di Cibatu Garut Sudah Dua Kali

Selasa, 4 Maret 2025 | 18:42 WIB
Foto : Kepala Desa Mekarsasi, Ahmad Sadeli saat berada di lokasi robohnya bangunan tembok pembatas pabrik dengan permukiman warga

LOCUSONLINE,GARUT – Kades Mekarsari Cibatu Sebut Robohnya Tembok Pabrik di Cibatu Garut Sudah 2 Kali : Kepala Desa (Kades) Mekarsari Ahmad Sadeli mendatangi Lokasi bencana robohnya tembok pembatas pabrik PT. Ultimate Noble Indonesia (UNI) dengan permukiman warga kampung Cadas Bodas yang terjadi pada Senin malam (3/3/2025).

Robohnya tembok pembatas tersebut mengakibatkan satu buah rumah dipenuhi material, kotoran dan tanah yang terbawa oleh derasnya arus air dari arah pabrik yang berlokasi di Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut yang diketahui sebelumnya dikenal nama Perusahaan yang membangunnya adalah PT Silver Skyline Indonesia (PT. SSI).
Baca juga :

Di Garut Tembok Pabrik PT. Ultimate Noble Indonesia Roboh, “Airnya Bukan Gede Lagi, Masuk Kerumah”

Kisah Kompleks Band Metal Asal Garut yang Mendunia Pernah DO

Kejadian robohnya bangunan tembok pebrik PT. Ultimate Noble Indonesia Cibatu, Garut ini dibenarkan oleh Kades Mekarsari Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut.

“Kita membenarkan ada kejadian semalem bangunan runtuh, sehingga dampaknya kerumah warga yang ada di wilayah desa mekarsari.” Kata Ahmad Sadeli di Lokasi kejadian robohnya bangunan tembok, Selasa, 4/3/2025.

Menurut Ahmad, kejadian ini telah dikoordinasikan kepada pihak Perusahaan dan pihak Perusahaan berjanji akan segera menindaklanjuti.

Menurutnya, kejadian robohnya tembok banguna pabrik seperti ini telah terjadi sebelumnya, jadi ini adalah kejadian yang kedua kalinya.
Baca juga :

Pejabat Pemkab Garut Terima Duit Dari Alih Fungsi Lahan PT. Pratama Abadi Industri Cijolang ???

Polisi Enggan Lakukan Ekhsumasi Makam Guru Pangandaran yang Diduga Dibunuh, Kuasa Hukum Keluarga Korban “Seperti Kasus Pembunuhan Vina dan Eki Cirebon”

“yang sebelumnya pernah kejadian yang sama dilokasi yang sama kita sudah laporkan, ya pihak Perusahaan menjawab sedang progress. Mereka berjanji siang ini akan kesini, kita juga sudah menghubungi pihak Perusahaan,” kata Ahmad.

Adapun akibat dari robohnya bangunan tembok pabrik ini, menurut Ahmad Sadeli karena kontur tanah yang labil, mungkin nanti juga akan diperbaiki. Bahkan sebelumnya pernah kejadian banjir dan pihak Perusahaan disuruh membuat sodetan, namun karena airnya banyak semalem jadi seperti ini. (Asep/Red.01)

Tags

Terkini