LOCUSONLINE, JAKARTA - Apakah Politik Satu-satunya Jalan: Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menegaskan bahwa untuk mengubah kebijakan dan sistem yang ada, seseorang harus terjun ke dunia politik. Minggu, 9 Maret 2025
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dalam diskusi Vanita Naraya bertajuk "Politik Parlemen dan Pemajuan Kepentingan Kelompok Rentan" di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (8/3/2025).
"Kalau mau untuk sistem yang ada itu berubah, kebijakannya mewakili masyarakat, dan konteks masyarakat saja itu luas banget," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.
"Jadi, kalau mau untuk ada yang bisa membuat kebijakan itu sesuai dengan keinginan, harus ada yang mau masuk ke politik," tegas Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.
Rahayu mengakui bahwa seseorang tidak harus terjun ke dunia politik untuk berkontribusi pada kesetaraan gender, inklusivitas, dan isu lainnya. Namun, untuk mengubah kebijakan, langkah tersebut menjadi sangat penting.
"Untuk bisa berada di DPR, harus maju lewat pemilihan legislatif (pemilu) yang diadakan setiap lima tahun sekali," jelasnya.
"Untuk bisa maju pileg harus punya apa? Partai, karena tidak mungkin bisa maju independen sesuai dengan undang-undang kita."
Rahayu juga mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengkritik sistem, tetapi juga ikut terlibat dalam sistem tersebut. "Harus masuk ke DPR supaya undang-undangnya diubah. Mau mengubah sebuah kebijakan, sistem, ya harus masuk dulu ke dalam sistem itu dan harus punya power to make the difference," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa ambisi untuk mendapatkan kekuasaan tidak selalu buruk, terutama jika ambisi tersebut diiringi dengan niat untuk memperjuangkan isu-isu penting seperti kesetaraan gender. "Kalau dia mau mendapatkan kekuasaan, ambisinya itu adalah untuk memperjuangkan kesetaraan gender. Tidak buruk, bagus. Ambisi itu harus kita dorong," ujarnya.
Rahayu meminta masyarakat untuk tidak marah kepada politisi yang berusaha melakukan yang terbaik dalam sistem yang berlaku. "Jangan terus istilahnya don't hate the players, hate the game," pungkas Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.
Editor: Bhegin