ragam

Longsor di TPA Sarimukti, Pemprov Jabar Siapkan Langkah Mitigasi dan Percepatan TPPAS Legoknangka

Minggu, 9 Maret 2025 | 16:21 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman meninjau TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (9/3/2025). Pemprov Jabar

LOCUSONLINE, BANDUNG BARAT - Longsor di TPA Sarimukti, Pemprov Jabar Siapkan Langkah Mitigasi: Gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, mengalami longsor pada Sabtu (8/3/2025) pukul 11.58 WIB. Longsoran terjadi di Zona 3 dengan lebar 20 meter dan tinggi 10 meter, dipicu hujan berkepanjangan yang terjadi selama sepekan terakhir. Minggu, 9 Maret 2025

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, membenarkan kejadian tersebut. "Air menyebabkan masa di tumpukan atas sampah menjadi berat, sampai akhirnya runtuh karena air sudah jenuh," kata Herman di Bandung Barat, Minggu (9/3/2025).

Herman memastikan bahwa kondisi TPA Sarimukti aman setelah berbagai langkah diambil untuk mengatasi longsoran.

"Antara lain, kita sudah buat jalan alternatif menuju Zona 3 dan Depo BBM," ujarnya.

Langkah mitigasi lainnya termasuk menertibkan para pemulung agar terhindar dari situasi berbahaya dan memindahkan alat berat ke tempat aman.

"Jadi sekali lagi TPA Sarimukti dalam kondisi aman," tegas Herman.

Untuk mencegah kejadian serupa, Pemprov Jabar akan memasang kawat bronjong untuk menahan sampah tidak longsor. Pemprov juga telah menyiapkan anggaran Rp200 juta untuk menahan Zona 3 agar tidak berdampak ke Zona 4.

"Tentu melalui mekanisme pengadaan yang akuntabel," kata Herman.

Pemprov Jabar juga akan melakukan penghijauan di area TPA Sarimukti dengan menanam 2.000 pohon sebagai penyerap air, terutama di lereng-lereng. "Mudah-mudahan ke depan kalaupun ini tempat pembuangan regional, tapi kondisinya hijau, kalau lereng-lerengnya hijau, mudah-mudahan tidak ada longsoran tanah, adapun yang kemarin longsor itu longsoran sampah," ucapnya.

Terkait kapasitas TPA Sarimukti, saat ini terdapat empat zona eksisting, dengan Zona 1 sudah penuh, Zona 2 terisi 90 persen, Zona 3 terisi 80 persen, dan Zona 4 sudah penuh.

Pemprov Jabar saat ini tengah menyelesaikan pembangunan Zona 5 seluas 6,3 hektare, yang diharapkan dapat difungsikan pada bulan Mei 2025. "Sekarang pekerjaan utamanya sudah selesai, tinggal pemasangan membran mudah-mudahan bulan Mei sudah bisa selesai," tutur Herman.

Dengan beroperasinya Zona 5, ditambah sisa ruang di Zona 2 dan 3, masa pakai TPA Sarimukti bisa diperpanjang sampai Juni 2028. Masa pakai ini diharapkan cukup sampai Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPPAS) Legoknangka rampung

"Jadi kurang lebih 3,5 tahun, dan mudah-mudahan awal tahun 2028 TPPAS Legoknangka sudah bisa beroperasi," ujar Herman.

TPA Sarimukti sebelumnya diprediksi sudah tidak bisa lagi menampung sampah pada Maret 2025. Karena itu, Pemprov Jabar memberlakukan kebijakan pengetatan sampah kepada empat daerah pengguna, yakni Kota Bandung, Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kota Cimahi.

Beberapa pengetatan yang diberlakukan antara lain pelarangan pengiriman sampah anorganik ke TPA Sarimukti, pengurangan jumlah ritase truk pengirim sampah, serta zero food waste.

Pewarta: Kamil

Editor: Bhegin

Tags

Terkini