ragam

Viral, Wakil Bupati Versus Satpam Joging Track, Netizen : Kenapa Tidak Tanya Ke Pak Eko?

Selasa, 11 Maret 2025 | 08:07 WIB
Foto : screnshot vidio akun tiktok wakil bupati garut / Viral, Wakil Bupati Versus Satpam Joging Track, Netizen : Kenapa Tidak Tanya Ke Pak Eko?

LOCUSONLINE, GARUT – Viral, Wakil Bupati Versus Satpam Joging Track, Netizen : Kenapa Tidak Tanya Ke Pak Eko?, begitulah kata Netizen saat sebuah video viral disebar diberbagai grup Whatsaap setelah sebelumnya akun tiktik WAKIL BUPATI GARUT (@tehputri.karlina) mengupload video peninjauan langsung terhadap jogging track yang berada dikawasan SOR Ciateul Garut.

Vidio tersebut diupload pada Senin, 10 Maret 2025. Sampai Selasa, 11 Maret 2025, video tersebut telah ditonton oleh 153,9 ribu, 258 komentar dan 4.257 yang menyukai. Bahkan diberbagai grup Whatsaap tersebar dengan berbagai komentar.
Baca juga :

Inspektorat Garut Setuju Koruptor Cukup Kembalikan Uang Hasil Korupsinya, Pidananya Selesai

Kerugian Bank Intan Jabar Garut Capai Rp. 50 Milyar Penyidik Kejati Jabar Enggan Melanjutkan?, GLMPK Ancam Praperadilankan

“Pernah kepake apa egak, tanya wakil Bupati Garut Putri Karlina. Sang Satpam pun dengan gemetar menjawab pernah e e sering”, kata satpam dengan gugup gemetar menjawab pertanyaan wakil Bupati, Putri Karlina.

Putri pun tersontak kaget saat mendengar jawaban Satpam sering dipake track jogging.

“Hah, sering? Hantu yang jogging disini, siapa yang mau jogging ditempat yang kaya gini?, tanya Putri.

Salah satu komentar dalam akun tiktok @tehputri.karlina menyebutkan, jogging nepi ka bubuk kitu, boa make sspatu beusi jogingna, tulis akun @agussenggol.

Lalu akun @ahmadandrizall menulis komentar “sebaiknya mempertanyakan hal tersebut bukan kepada satpam bu, tapi kepada instansi yang menaunginya, yaitu dinas olah raga, tulisnya.

Ada juga netizen yang menulis komentar “dananya masuk saku bu itu pasti” tulis akun @pimanudin23.

Selain tanggapan netizen, diberbagai grup whatsaap pun menjadi sorotan, seperti dikatakan Abah Muda 212, dia menyebut dia hanya satpam jangan dimarahi.
Baca juga :

Belanja Kawat/Internet dan TV Berlangganan di Satu SKPD Garut Rp 7 Milyar Lebih?

Pegi Setiawan Bukan Perong, Terduga Koruptor Joging Track Melawan, Kajari Garut Ketakutan??

“Tak habis piker say aini sama ibu wakil garut hehe dia hanya satpam bu jangan dimarahin, jangan keras-keras bu nangti investor gak mau datang ke garut, ingat bu dia hanya satpam tidak ada kewenangan untuk menjawab pertanyaan ibu kasian jadinya pak satpam ngadegdeg,” tulis Abah Muda 212 dalam grup Whatsaap.

Sebagai informasi, pembangunan jogging track dilaksanak pada tahun 2022 oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga dengan anggaran Rp. 1,2 Milyar yang waktu itu dijabat oleh Usep Basuki Eko yang juga sebagai Pengguna Anggarannya (PA). Saat ini Basuki Eko menjabat sebagai Kepala Satpol PP (Kasatpol PP) yang selalu mendampingi Wakil Bupati Garut.

Koruptor Jogging Track Miliki Koneksi Oknum Petinggi Jaksa Untuk Intervensi Kajari Garut, Cukup Kembalikan Uang, Kasusnya Beres?


Sebelumnya, salah watu warga telah menyampaikan adanya dugaan korupsi terhadap proyek pembangunan jogging track kepada Kejaksaan Negeri Garut, namun Sementara itu, telah dihentikan karena koruptor telah mengembalikan temuan kerugian keuangan negara mencapai Rp. 313 juta rupiah.
Baca juga :

Kejaksaan Segera Gelar Kasus Dispora Garut…? MPK: Hati-Hati, Jangan Lengah Ada Het Voornemen Des Daders

Kasatpol PP Ngumpet Saat Wakil Bupati Garut Meninjau Joging Track SOR Ciateul?

Aparat Pengawas Internal (APIP) Kabupaten Garut di bawah lembaga Inspektorat Kabupaten Garut setuju koruptor cukup kembalikan uang hasil korupsinya, pidananya selesai. Pernyataan tersebut disampaikan oleh ketua Irban 5 (lima) Inspektorat Kabupaten Garut di ruang kerjanya.

“Temuan Audit investigasi dapat diselesaikan dengan mengembalikan kerugian sepakat, karena ada MoU-nya (perjanjian). Karena di MoU itu menjelaskan bahwa kalau misalkan selama 60 hari tidak dikembalikan, itu ditangani dengan proses hukum,” sebut ketua Irban 5 bagian Investigasi, Dadang Kurnia di ruang kerjanya, Senin 6/1/2025.

Menurutnya, intinya sepakat kalau hasil uang korupsi cukup mengembalikan uang temuannya, dan proses pidanannya dihentikan.
Baca juga :

Lagi dan lagi Proyek Dispora Garut Diduga Kuat jadi Ajang Korupsi

Pejabat Pemkab Garut Terima Duit Dari Alih Fungsi Lahan PT. Pratama Abadi Industri Cijolang ???

Sebelumnya, Dadang menjelaskan bahwa bidang Investigasi menerbitkan surat perintah tugas kepada tim untuk melakukan investigasi terhadap proyek jogging track tahun 2022.

“Pertama kita mengumpulkan inti secara administrative, itu mulai dari kontrak sampai pada pelaksanaannya. Kemudian kami melaksanakan pelaksanaannya dengan mengundang tenaga ahli dari PUPR pada waktu itu, kemudian kami hitung bersama, dengan pihak kejaksaan juga ada pada waktu itu, kita hitung bersama dan didapatkan hasil kekurangan volume,” sebut Dadang.

Saat ditanya dari kekurangan volume tersebut, berapa nilainya kalau dirupiahkandan dari mana muncul kekurangan volume tersebut.

“Kalau gak salah kurang lebih sekitar Rp. 313.212.000. dari item lapisan karet yang diatasnya itu, kayanya seperti itu dari karetnya saja yang jogging track. Kala gak salah lupa lagi itu, kalau menurut saya karet itu bukan dari luar negeri,” sebutnya. (Asep/Red.01)

Tags

Terkini