ragam

Intimidasi Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Kantor Tempo, Mabes Polri Bentuk Tim Khusus, Kepala PCO Hasan Hasbi Miskin Etika,  Komnas HAM dan Politisi Ikut Bereaksi

Senin, 24 Maret 2025 | 15:58 WIB
Gambar Ilustrasi by CHANEL7.ID

LOCUSONLINE, JAKARTA - Intimidasi Teror Kepala Babi: Kantor redaksi Tempo kembali menerima kiriman intimidatif berupa bangkai tikus dengan kepala terpenggal pada Sabtu (22/3/2025), menyusul pengiriman kepala babi tanpa telinga pada 19 Maret lalu.

Atas kejadian ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan Kabareskrim Polri untuk mengusut tuntas teror tersebut. Mabes Polri juga telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki asal serta motif intimidasi ini.

Tim penyidik telah mendatangi Gedung Tempo untuk mendata saksi dan mengumpulkan bukti tambahan, termasuk rekaman video CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Tim mendatangi TKP Gedung Tempo dalam rangka koordinasi terkait laporan polisi dengan mendata saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro dalam keterangannya, Senin (24/3/2025).

"Tim sudah menerima hasil rekaman CCTV Gedung Tempo, Grogol, Jakarta Selatan. Selanjutnya, tim melakukan analisa video dengan mengutamakan pencarian terhadap satu orang terduga pelaku yang belum teridentifikasi," lanjut Djuhandani.

Tidak hanya Kapolri, sejumlah pihak mulai dari politisi hingga Komnas HAM juga mendorong agar kasus ini segera dituntaskan. Komnas HAM menilai bahwa tindakan ini merupakan upaya untuk mengancam proses kerja jurnalistik.

"Komnas HAM menyesalkan terjadinya pengiriman barang-barang tersebut ke Wartawan Tempo. Sudah dua kali pengiriman ini menunjukkan ada kesengajaan untuk mengancam dan menekan Tempo dalam melaksanakan tugas-tugas jurnalistik," kata Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM Semendawai dilansir detikNews, Senin (24/3/2025).

Partai Demokrat mengkritik tanggapan Kepala PCO, Hasan Hasbi, yang sebelumnya meminta Tempo untuk memasak kepala babi. Deputi Balitbang Partai Demokrat Syahrial Nasution menilai tanggapan ini miskin etika.

"Sebagai politisi dan cukup lama berprofesi jurnalis, sangat menyayangkan statement Kepala Komunikasi Presiden Hasan Nasbi terkait kasus pengiriman kepala babi terhadap wartawan Tempo Francisca alias Cica. Membuat pernyataan untuk memasak bangkai kepala babi melalui publik oleh seorang pejabat negara dari Istana mencerminkan sikap yang miskin etika," kata Syahrial, dikutip dari detikNews, Sabtu (22/3/2025).

Hasan Nasbi kemudian menjelaskan bahwa ucapannya merupakan bentuk afirmasi atas sikap santai jurnalis Tempo, Francisca, dalam menghadapi teror tersebut.

Aksi teror ini menjadi sorotan karena merupakan ancaman serius terhadap kebebasan pers di Indonesia.

Editor: Bhegin

Tags

Terkini