LOCUSONLINE, BANDUNG - Arus balik Lebaran 2025 di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diprediksi mencapai puncaknya pada Sabtu (5/4/2025) dan Minggu (6/4/2025). Lonjakan kendaraan dari arah Timur, khususnya Garut dan Tasikmalaya menuju Bandung, terus meningkat sejak Kamis (3/4/2025) malam hingga Sabtu siang (5/4/2025).
Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Danu Raditya Atmadja mengatakan, volume kendaraan yang melintas di jalur Nagreg sudah meningkat signifikan.
Danu menyebutkan, dominasi kendaraan saat ini adalah dari Limbangan Garut menuju ke Bandung. Sementara kendaraan mengarah sebaliknya mengalami penurunan.
"Dari Tasik Garut ke bandung ini sampai ini ada 27.508 unit. Kemudian dari arah Bandung ke tasik ada 14.536 unit atau menurun dari yang arah bandung sekitar 20,25 persen," kata Danu.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, tercatat 88.478 kendaraan melaju ke arah Bandung, sedangkan arus sebaliknya hanya 47.721 kendaraan hingga Jumat (4/4/2025) pukul 18.00 WIB.
"Kendaraan dari arah Bandung ke Garut-Tasikmalaya mulai menurun, tetapi arah sebaliknya justru meningkat. Ini tanda banyak pemudik yang mulai kembali ke kota asal mereka sebelum libur lebaran berakhir," ujar Danu.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Satlantas Polresta Bandung telah menerjunkan tim urai dan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan macet, terutama di sekitar lingkar barat dan jalur menuju Nagreg.
"Kami sudah terjunkan tim urai di beberapa titik kepadatan agar arus lalu lintas kembali normal," katanya.
Danu memprediksikan puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan. Pasalnya libur Lebaran kali ini masih panjang.
"Prediksi puncak harus hari Sabtu dan Minggu. Jadi pemudik itu nyicil karena libur itu panjang," pungkasnya.
Polisi juga telah memberlakukan skema pemendingan sementara di depan Pos Pelayanan Cikaledong, Nagreg, untuk menguras kendaraan yang dari arah Limbangan menuju ke Bandung.
"Tadi kami sempat melakukan pemendingan sesaat. Karena dari arah Limbangan Garut ada padat, terus kita tarik. Kurang lebih ada sekitar 15 menit di sini (Cikaledong) kita pending," ujar Wakapolresta Bandung AKBP Hidayat.
Seluruh jajaran Polresta Bandung terus melakukan koordinasi dengan Polres Garut untuk mengatur arus lalu lintas. Salah satu yang telah dilakukan adalah skema one way sepenggal.
"Jadi dari informasi yang kita terima, walaupun bukan wilayah kami, di Limbangan Garut itu sudah beberapa kali one way. Kalau untuk di wilayah Cikaledong, tadi baru dilakukan pemendingan sementara hanya 15 menit. Itu dilakukan untuk mengurangi arus yang ada di wilayah Garut," katanya.
Hidayat mengimbau, para pengendara untuk berhati-hati jika melewati jalur Nagreg. Pasalnya jalur tersebut memiliki kontur turunan, tanjakan yang tajam dan berkelok.
"Kami imbau untuk para pengendara, khususnya pemudik lokal yang ada saat ini untuk berhati-hati. Karena kondisi jalan basah, licin, berkelok, harus tetap waspada mengantisipasi adanya kemungkinan-kemungkinan terjadinya kecelakaan," jelasnya.
Editor: Bhegin