ragam

Kisah Haru di Tengah Lebaran: Pasutri Asal Tasik Minta Bantuan Polisi Garut untuk Antar Jenazah Anaknya ke Kampung Halamannya

Minggu, 6 April 2025 | 10:36 WIB

LOCUSONLINE, GARUT - Kisah Haru di Tengah Lebaran: Suasana hangat Lebaran di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terusik oleh kisah pilu yang dialami sepasang suami istri (pasutri) pada Jumat malam (4/4/2025). Mereka datang ke Pos Pengamanan Terpadu Kadungora dengan air mata berlinang, memohon bantuan kepada petugas kepolisian untuk meminjamkan mobil ambulans.

Pasangan tersebut tengah berduka, karena anak mereka yang baru berusia dua tahun meninggal dunia. Mereka ingin segera mengantar jenazah sang anak ke kampung halaman di Tasikmalaya.

Kasat Lantas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi, membenarkan kejadian mengharukan ini. Ia menjelaskan bahwa anak pasangan tersebut meninggal dunia saat dibawa ke klinik di wilayah Kabupaten Bandung.

"Benar, Jumat malam tadi saat petugas sedang beristirahat sejenak setelah mengatur lalu lintas, kami didatangi pasangan ini sambil menangis, memohon pinjaman ambulans untuk mengantar jenazah anaknya ke Tasikmalaya," ujar Aang.

Menanggapi permintaan tersebut, petugas yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Garut, Kompol Maolana, segera bergerak cepat. Satu unit ambulans beserta tim pengawal dikerahkan untuk membantu pasangan tersebut mengantar jenazah ke rumah duka.

"Alhamdulillah, jenazah anak tersebut langsung sampai ke rumah duka pada malam itu," ungkap Aang.

Aang menjelaskan lebih lanjut bahwa anak bernama Ardiansyah sebelumnya baru saja menjalani operasi. Karena kondisinya sempat membaik, keluarga memutuskan untuk bersilaturahmi ke daerah Sumedang. Namun, dalam perjalanan, kondisi anak tiba-tiba memburuk.

"Saat di tengah perjalanan, almarhum mengalami penurunan kondisi yang drastis. Pasangan suami istri tersebut mencari klinik terdekat di Kabupaten Bandung, namun sayang, anak itu sudah meninggal dunia," katanya.

Dalam kondisi panik dan berduka mendalam, pasangan tersebut memutuskan untuk kembali pulang ke Tasikmalaya. Namun, saat melintasi wilayah Kadungora, mereka memberanikan diri meminta bantuan kepada petugas pos pengamanan.

"Kami merasa iba melihat mereka, langsung kami layani pasangan ini dengan baik dan menyiapkan petugas pengawalan," pungkas Aang.

Kisah ini menunjukkan sisi humanis dari petugas kepolisian yang selalu siap membantu masyarakat, bahkan di tengah kesibukan mereka menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran.

Editor: Bhegin

Tags

Terkini