ragam

Peluncuran Kopdes Merah Putih, Modal Hingga Rp 5 Miliar untuk Setiap Koperasi

Kamis, 8 Mei 2025 | 11:02 WIB

LOCUSONLINE, SEMARANG – Peluncuran Kopdes Merah Putih: Pemerintah resmi meluncurkan program Percepatan Musyawarah Desa/Kelurahan Koperasi Merah Putih di Holy Stadium, Semarang, Selasa (6/5/2025). Acara yang dihadiri lebih dari 20 ribu peserta ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi berbasis desa.

Turut hadir dalam forum akbar ini jajaran menteri, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta 35 kepala daerah se-provinsi. Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, SH, bersama 34 bupati dan wali kota lainnya menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan koperasi desa sebagai motor pemerataan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menekankan bahwa program ini harus berjalan sukses. Ia menyebutkan, koperasi yang terbentuk dapat mengakses modal kerja hingga Rp 5 miliar melalui pendanaan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dengan syarat proposal lolos seleksi ketat.

“Program ini tidak boleh gagal. Ini menjadi jalan memperkuat ekonomi rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :


Komitmen Wabup Abang Ijo Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Program Ekonomi



Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menyampaikan bahwa gerakan koperasi kerap terhambat oleh tiga faktor: rasa takut, saling curiga, dan kurangnya kepercayaan. Oleh karena itu, ia mendorong kolaborasi lintas pihak untuk memastikan keberhasilan Kopdes Merah Putih.

Bupati Yuli Hastuti menyatakan pihaknya siap mendorong pembentukan koperasi di seluruh desa di wilayahnya. Menurutnya, potensi lokal yang dimiliki Purworejo, terutama di sektor pertanian dan UMKM, dapat diperkuat melalui koperasi desa.

“Koperasi ini menjadi peluang besar untuk memperkuat sektor pangan dan memberdayakan pelaku usaha mikro di desa,” kata Yuli di sela acara.

Gelaran ini menjadi salah satu pertemuan desa terbesar yang pernah digelar di Jawa Tengah. Kehadiran puluhan ribu kepala desa dan lurah menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut inisiatif ekonomi akar rumput tersebut.

Dengan dukungan pendanaan, pelatihan, dan koordinasi antarlembaga, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu menekan kesenjangan antarwilayah. Kabupaten Purworejo siap menjadi model dalam implementasi program ini di tingkat nasional.(AA Syah)

Tags

Terkini