ragam

Investasi Raksasa Garmen Masuk Garut: Janji Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Bupati Siap Kawal!

Kamis, 3 Juli 2025 | 14:49 WIB
Foto Istimewa

LOCUSONLINE, GARUT – Upaya Pemerintah Kabupaten Garut dalam membuka keran investasi kembali menunjukkan hasil. Kamis (26/6/2025), Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan manajemen PT Hoga Reksa Garment di Ruang Rapat Bupati, Kecamatan Tarogong Kidul, guna membahas rencana perluasan investasi besar-besaran di sektor industri garmen.

Pertemuan ini tak sekadar seremoni silaturahmi. PT Hoga Reksa Garment menyampaikan komitmen serius untuk memperluas lini usahanya di Garut, yang ditargetkan mampu menyerap lebih dari 20 ribu tenaga kerja lokal.

"Ini bukan sekadar janji manis. Hoga telah membuktikan keseriusannya dengan memindahkan kantor pusatnya ke Garut, bukan Jakarta. Ini luar biasa dan patut diapresiasi," ujar Syakur.

Bupati menyambut positif rencana ekspansi tersebut dan menegaskan pentingnya membangun relasi yang saling menguntungkan antara investor dan masyarakat lokal. Ia menekankan konsep simbiosis mutualisme sebagai fondasi kemitraan ekonomi di Garut.

"Investor untung, rakyat juga untung. Kunci keberhasilan investasi adalah iklim yang kondusif, dan itu tugas kita bersama, baik pemerintah, masyarakat, maupun pelaku usaha,” ucapnya tegas.

Baca Juga :


Penuhi Hasrat Balas Budi Politik Pemkab Garut Gelontorkan Dana Ratusan Juta? Sekda Terima Honor Rp 10 Juta?



Ketua DPRD Garut Aris Munandar menegaskan bahwa investasi harus tetap berada dalam koridor hukum dan regulasi yang berlaku. Menurutnya, kenyamanan investor sangat ditentukan oleh kepatuhan terhadap aturan serta komunikasi intensif antara legislatif dan eksekutif.

"Kami dari DPRD selalu dorong agar mekanisme perizinan dan pengawasan dijalankan secara tertib. Investor harus nyaman, tapi aturan juga jangan dilanggar,” ujar Aris.

Sementara itu, Manajer Umum PT Hoga Reksa Garment, Andri Kustendi, memaparkan alasan utama perluasan bisnis perusahaannya di Garut. Menurutnya, tenaga kerja di daerah ini memiliki kualitas dan daya saing tinggi, cocok untuk industri padat karya seperti garmen.

"SDM Garut sangat kompetitif. Ini mendukung target bisnis kami yang mengandalkan volume tenaga kerja besar dalam industri pakaian jadi,” jelas Andri.

Ia menyebut, ke depan perusahaan akan memperluas kapasitas dan membuka lebih dari 20 ribu lapangan kerja, yang diharapkan bisa berdampak signifikan terhadap ekonomi lokal.

Langkah PT Hoga Reksa Garment dipandang sebagai preseden positif bagi dunia usaha lain yang ingin berinvestasi di Garut. Dengan kepastian regulasi, dukungan politik, dan SDM kompetitif, Kabupaten Garut mulai menjelma sebagai magnet baru investasi padat karya di Jawa Barat. (Bhegin)

Tags

Terkini