LOCUSONLINE, PURWAKARTA — Sebanyak 80 anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Purwakarta mendapat layanan khitan gratis dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, dalam kegiatan bertema “Muharram Bercahaya 1447 H: Dari Energi Terang ke Energi Sosial”. Kegiatan sosial ini digelar di Gedung PLN UP3 Purwakarta, Kamis (3/7/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, yang juga membuka acara secara resmi.
Bupati yang akrab disapa Om Zein mengucapkan terima kasih atas kontribusi nyata YBM PLN dalam meringankan beban masyarakat. Ia menilai khitanan massal bukan hanya bentuk pelayanan kesehatan, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial dan spiritual di tengah masyarakat.
“Terima kasih kepada keluarga besar PLN dan YBM. Mereka bukan hanya menerangi rumah kami dengan listrik, tapi juga hati dan pikiran kami melalui kegiatan sosial ini,” ujar Bupati yang disambut tepuk tangan warga.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan pesan kepada anak-anak yang baru saja dikhitan, terutama pelajar SD dan SMP, agar menjauhi kebiasaan bermain gawai secara berlebihan. Ia menyinggung dampak negatif media sosial, seperti kasus pesta miras dan tawuran yang pernah terjadi di wilayah Cibinong.
“Anak-anak yang sudah dikhitan hari ini, mulai sekarang jangan main handphone terus. Tidur jam sembilan malam, sekolah jam tujuh pagi, bawa bekal dari rumah. Jadilah anak yang bager, cager, bener, jeung pinter,” pesan Bupati dengan nada serius.
Baca Juga : Gol Tunggal Usman Antar Eyin Purwamekar ke Semifinal Pasopati Cup 2025
Sementara itu, Manajer PLN UP3 Purwakarta, Kurniawan Fitrianto, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa YBM PLN merupakan lembaga zakat internal PLN yang menghimpun zakat profesi sebesar 2,5 persen dari gaji pegawai Muslim untuk disalurkan kepada masyarakat kurang mampu.
“YBM hadir sebagai bentuk kepedulian sosial. Kami berharap program ini bisa dilaksanakan di berbagai daerah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten,” ujarnya.
Kurniawan juga menjelaskan bahwa karena keterbatasan tempat dan waktu, peserta khitan dibatasi hanya 80 anak, mulai usia 4 bulan hingga 11 tahun. Pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi, pagi hingga siang dan siang hingga sore. Setiap peserta hanya diperbolehkan membawa dua orang pendamping demi kenyamanan dan kelancaran acara.
Sebelum prosesi khitan dimulai, acara diawali dengan pembacaan Surat Ar-Rahman, yang menekankan pentingnya mensyukuri nikmat Allah dan menunjukkan kasih sayang-Nya kepada seluruh ciptaan.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta dan keluarganya. Sejak pukul 07.00 WIB, mereka telah berdatangan dan mengikuti proses antrean dengan tertib. Suasana kekeluargaan terasa hangat, ditandai dengan interaksi ramah antara peserta, keluarga, panitia, serta Bupati Purwakarta yang menyempatkan diri berfoto bersama warga.
Sebagai informasi, YBM PLN adalah lembaga amil zakat berbasis korporat milik PT PLN (Persero) yang didirikan tahun 2006 melalui SK Direksi No. 132 dan 133. Lembaga ini berkomitmen menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah, dengan tujuan memberdayakan penerima manfaat agar kelak mampu menjadi pemberi zakat (muzakki). (Laela)