ragam

Pertemuan Wmaenaker dan Bupati Purwakarta Bukti Retorika yang Mengalahkan Realita

Sabtu, 12 Juli 2025 | 12:04 WIB
Adalah Abang Ijo Hapidin, Wakil Bupati Purwakarta, menyambangi kantor Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer Gerungan, pada Jumat (11/7/2025).

LOCUSONLINE, JAKARTA — Di tengah hiruk-pikuk janji politik dan gebrakan retorika yang saban hari bertebaran di langit birokrasi, muncul sebuah pertemuan monumental yang seolah menegaskan bahwa keberpihakan pada rakyat cukup dibuktikan dengan kunjungan dan puja-puji manis. Adalah Abang Ijo Hapidin, Wakil Bupati Purwakarta yang tengah naik daun, menyambangi kantor Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer Gerungan, pada Jumat (11/7/2025).

Ruang Rapat Wamenaker di Gedung A, Kementerian Ketenagakerjaan, seolah disulap menjadi panggung sinetron kepemimpinan. Dibalut suasana “hangat dan kekeluargaan”, keduanya saling bertukar kekaguman, bak dua tokoh fabel yang baru saja menyelamatkan negeri dari tirani.

Dalam rombongan Abang Ijo turut serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Purwakarta, Dani Abdurrahman—sosok yang turut menyaksikan teatrikal diplomasi penuh pujian tanpa data itu.

Tak mau kalah, Wamenaker Gerungan mengungkapkan rasa terpesonanya atas semangat keberpihakan Abang Ijo kepada rakyat.

“Luar biasa. Tokoh yang selama ini kita lihat, ternyata benar-benar berpihak,” ucapnya, tanpa menyebut satu pun indikator konkret atau pencapaian nyata.

Baca Juga : Lencana Penebus Luka: Dari Ledakan Munisi ke Parade Upacara, Dua Anak Dapat Tiket Masuk TNI



Abang Ijo pun tak kalah sigap membalas sanjungan. Dalam gaya yang nyaris mistis, ia menyebut Gerungan sebagai pemimpin langka yang "mau turun ke rakyat", seolah semua menteri lain hanya duduk di menara gading. Katanya, “Pak Wamen sangat menginspirasi.” Dan publik pun disuguhi tontonan langka: dua pejabat saling terharu oleh keberadaan satu sama lain.

Tak tanggung-tanggung, keduanya pun mengklaim memiliki visi dan misi yang sama dalam membela wong cilik. Meski, lagi-lagi, tak dijelaskan secara rinci apa visi itu selain jargon yang digemari kamera.

Sebagai bonus teatrikal, Abang Ijo mengundang Wamenaker untuk bertandang ke Purwakarta. Tentu saja, demi menjadikan kabupaten itu “lebih istimewa”. Dalam narasi pembangunan berbasis kunjungan ini, cukup datang dan tersenyum, maka sistem perlindungan tenaga kerja pun otomatis berbenah.

Tak ingin kehilangan momentum kampanye, Wamenaker menutup pertemuan dengan jargon nasional: “Semangat Indonesia, Indonesia terang bersama Prabowo-Gibran.” Terdengar seperti slogan iklan, namun dengan sentuhan kenegaraan.

Dan begitulah, pertemuan dua pemimpin ini menjadi bukti bahwa dalam dunia birokrasi modern, aksi nyata kadang bisa ditunda, selama retorika dan pencitraan berjalan lancar. (Laela)

Tags

Terkini