ragam

Gubernur Dedi Sekolah tak Lagi Sekadar Tempat Belajar, Ia Kini Berubah Jadi Miniatur Barak Militer

Kamis, 24 Juli 2025 | 16:18 WIB
Barak Militer Ala Dedi (Karikatur IG; komikkitaig)




Mereka bertanya balik: “Apa pemerintah sudah sediakan tempat aman, sarana budaya, tempat olahraga yang cukup? Belum? Maka jangan langsung batasi gerak anak-anak.”





Dari jam 06.30 pagi, larangan study tour, sampai jam malam pelajar semuanya lahir dalam rentang waktu yang sempit, tapi dengan dampak yang luas. Kata pemerintah: demi disiplin, efektivitas, dan moral. Kata rakyat: ini pemaksaan tanpa solusi.





Alih-alih memperbaiki kurikulum, meningkatkan kualitas guru, memperluas akses pendidikan gratis, yang terjadi justru: siswa dijadikan pion eksperimental kebijakan populis.





Bahkan, dalam logika ekstrem, satu kepala sekolah dicopot hanya karena membiarkan siswa study tour. Seolah ia mengizinkan pembangkangan negara.





Padahal, masalah utama pendidikan bukan pada jam masuk atau study tour, tapi pada ketimpangan akses, kualitas fasilitas, dan tekanan mental siswa. Tapi tentu, semua itu lebih sulit disorot daripada membuat edaran larangan.





Jawa Barat, Negeri di Mana Sekolah Dimulai Sebelum Ayam Berkokok dan Berakhir Sebelum Bintang Tiba





Jika ini adalah jalan menuju “Generasi Emas Jabar,” mungkin perlu dipastikan dulu: apakah generasi itu benar-benar sedang dibentuk atau justru sedang dikekang?


Halaman:

Terkini