Namun tidak semua suara bernada protes. Zahra (25), karyawan swasta Jakarta Pusat, mengaku senang:
"Habis lomba 17-an biasanya capek, ya mending istirahat sehari. Tapi ya tergantung sektor usaha juga," ujarnya.
Pemerintah berdalih kebijakan ini untuk memberi waktu lebih panjang merayakan kemerdekaan. Tapi di lapangan, “kemerdekaan” itu ternyata punya versi masing-masing: ASN merdeka dari kantor, pekerja swasta merdeka dari harapan libur.(Bhegin)