ragam

Rp 1,6 Triliun Menguap ke Judol Lewat E-Wallet: Negara Jadi Penonton di Arena Digital

Senin, 11 Agustus 2025 | 12:00 WIB
Foto Ilustrasi Net




Prediksi PPATK menunjukkan perputaran dana judol pada akhir 2025 bisa menembus Rp 1.100 triliun, melonjak 206% dibandingkan 2024 yang mencatat Rp 359 triliun. Kenaikan ini dipicu oleh akses digital yang semakin mudah dan belum sepenuhnya tertutup meski pemerintah telah melakukan pemblokiran situs dan rekening terkait.





Pada 2024, intervensi pemerintah disebut berhasil menekan perputaran dana ke Rp 359 triliun dari potensi yang jauh lebih besar. Namun, angka itu tetap naik 10% dibandingkan 2023. Semester pertama 2025 bahkan sempat mencatat “hanya” Rp 99 triliun, sebelum gelombang transaksi kembali memuncak.






“Kita tekan secara radikal, kita sikat situsnya, sikat rekening. Tapi prediksi saya, akhir tahun bisa Rp 1.100 triliun,” ujar Ivan.






Fenomena ini menegaskan bahwa judol telah bertransformasi menjadi bisnis digital yang tak kalah rapi dari startup legal, dengan negara tampak seperti penonton di pinggir arena, sementara uang publik berputar di meja judi maya.(Bhegin)


Halaman:

Terkini