Bayangkan, satu Menteri Pendidikan juga merangkap Rektor, Kepala Sekolah, dan guru piket. Menteri Kesehatan sekaligus menjadi dokter IGD. Menteri Perhubungan turun langsung jadi sopir bus TransJakarta. Semua demi satu jargon keramat: “ngirit gaji.”
Purbaya tampaknya sedang membuka jalan. Bukan hanya jalan penghematan, tapi juga jalan panjang menuju birokrasi satu pintu dan satu orang. Negara efisien, pejabat tangguh, APBN tersenyum.(Bhegin)