Ia pun mengingatkan, mereka yang mengikuti TKA 2025 adalah bagian dari sejarah pendidikan nasional.
“Setiap awal selalu tampak sulit, tapi kalian sedang menulis bab pertama dari perubahan besar,” pesannya.
Baca Juga : Prabowo Bentuk Tim Makan Bergizi: Dari Meja Kabinet ke Meja Makan Anak Sekolah”
Menurut data Dinas Pendidikan Jawa Barat, sebanyak 594.297 siswa dari SMA, SMK, MA, SLB, dan PKBM mengikuti TKA serentak pada 3–6 November 2025. Sebagian besar sekolah melaksanakan secara daring (6.383 sekolah) dan semi-daring (1.332 sekolah), menyesuaikan kesiapan fasilitas.
Sekdisdik Jabar, Deden Saepul Hidayat, menegaskan bahwa TKA bukan penentu kelulusan.
“Hasilnya bukan untuk menilai siapa yang lulus atau tidak, tapi memetakan mutu pembelajaran dan membantu siswa bersiap ke jenjang berikutnya. Nilai ini akan memvalidasi capaian akademik di rapor,” jelasnya.
Bagi siswa yang berhalangan, disiapkan gelombang susulan termasuk bagi mereka yang sedang PKL di luar kota atau bertanding di Popnas XVII Jakarta.
“Kita ingin semua siswa terlayani, tidak ada yang tertinggal dalam data nasional,” tambahnya.