Di SMKN 2 Bandung, 644 siswa mengikuti ujian dalam tiga sesi dan dua gelombang. Kepala sekolah Hasan Iskandar menyebut hari pertama berjalan mulus.
“Pak Wamen memberi motivasi langsung. Itu suntikan semangat yang berharga,” ujarnya.
Sementara di SMAN 20 Bandung, M. Fadil Abdul Aziz, siswa kelas XII, menyelipkan refleksi kecil.
“Kami setuju, TKA ini bukan menakutkan. Justru ngetes kemampuan kami biar tahu di mana harus belajar lebih. Cuma, ya, agak repot sedikit karena barengan sama persiapan kuliah dan ujian praktik,” katanya sambil tertawa kecil.
Di tengah rutinitas ujian dan laporan nilai, TKA seolah memberi arah baru: bahwa pendidikan tak hanya soal angka, tapi juga keberanian memahami diri sendiri. Dan hari itu di Bandung, semangat itu terasa nyata sederhana, tapi tulus, seperti mimpi setiap guru yang percaya pada masa depan murid-muridnya.*****