Namun, pernyataan itu agak bikin bingung para ekonom. Pasalnya, Menteri Keuangan Purbaya sebelumnya menegaskan utang proyek Whoosh bukan tanggungan pemerintah, melainkan urusan BUMN. Jadi, kalau pemerintah sekarang yang mau bayar, berarti BUMN tinggal duduk manis menonton.
Prabowo sendiri tetap tenang. Ia memastikan Indonesia sanggup bayar utang proyek tersebut, bahkan siap menanggung Rp1,2 triliun per tahun.
“Pokoknya enggak ada masalah, saya tanggung jawab nanti Whoosh semuanya,” katanya penuh keyakinan, seolah berbicara ke lokomotif yang mulai kehilangan kecepatan.
Presiden juga meminta publik jangan hanya menilai proyek Whoosh dari hitungan laba dan rugi.
“Yang penting manfaatnya: mengurangi macet, polusi, dan mungkin sedikit stres politik nasional,” katanya, disambut tawa setengah bingung dari hadirin.*****