ragam

Dedi Mulyadi Siap Bongkar “Kerajaan Sungai”: Dari Restoran Elit sampai Rumah Sewa di Bibir Air

Rabu, 12 November 2025 | 10:15 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat diwawancarai awak media di Gede Sate, Kota Bandung, Kamis (6/11/2025).(Kompas.com/Faqih Rohman Syafei)


“Sungai bukan tempat investasi properti. Ia tempat kehidupan mengalir. Jadi kalau ada yang masih bandel, bersiaplah air bisa tenang, tapi pemerintah tidak.”






LOCUSONLINE, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampaknya sudah muak melihat sungai-sungai di tanah Pasundan berubah jadi kolam renang pribadi orang kaya. Ia bersumpah, tak akan segan menurunkan “alat berat keadilan” untuk meratakan bangunan mewah yang berdiri pongah di daerah aliran sungai (DAS).





“Kalau perlu kami bongkar paksa,” ujar Dedi dalam nada yang terdengar seperti ultimatum, Selasa (11/11/2025). Melansir berita bandungkompas.com.





Mantan Bupati Purwakarta itu menyebut, sungai seharusnya mengalirkan air dan berkah, bukan keuntungan dari rumah sewa atau restoran di pinggir aliran.





Dedi menegaskan, penataan ulang DAS bukan aksi kosmetik pemerintah, melainkan operasi penyelamatan ekosistem yang selama ini dicekik beton dan tembok pagar tinggi. “Normalisasi ini untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai pengairan, pengendali banjir, dan penjaga keseimbangan alam,” katanya.





Data yang dikantonginya membuat alis naik: banyak sungai kini disulap jadi kompleks perumahan elite dengan balkon menghadap aliran air kadang juga menghadap bencana. “Ada yang dijadikan rumah sewa. Tunggu waktunya, kami akan bongkar,” tegasnya.






Baca Juga : Garut Luncurkan “Rumah Harapan”: Pemerintah Bereskan Rutilahu Sekaligus Bakteri


Halaman:

Tags

Terkini