ragam

Proyek Rp1,4 Miliar di Garut Retak Sebelum Harapan Mengering: Papan Informasi Menghilang, PUPR Pun Kaget Sudah Ada Proyek

Rabu, 19 November 2025 | 19:49 WIB
Foto Istimewa


LOCUSONLINE, GARUT - Proyek pembangunan rabat beton sepanjang 508 meter di Perumahan Qoriyah, Desa Haruman, Kecamatan Leles, kembali menjadi tontonan publik. Bukan karena megah atau inovatif, tapi karena kualitasnya yang plot twist belum genap sebulan mengering, beton sudah penuh retakan seperti kue lapis gagal.





Proyek bernilai Rp1,4 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat TA 2025 itu diadukan warga pada Sabtu (15/11/2025). Keluhannya paket lengkap, mutu dipertanyakan, transparansi nihil, dan pekerjaan mandek tanpa aba-aba.





Warga berinisial B (67) mengaku heran dengan kualitas beton yang menurutnya dikerjakan “ala kadar seperlunya.”





“Beton baru seumur jagung sudah retak sana-sini. Papan informasi juga nggak kelihatan batang hidungnya. Padahal transparansi itu wajib, apalagi pakai duit negara,” ucapnya.






Baca Juga : Warga Desa Karangmulya Antusias Sambut Pembangunan Jalan Hotmix Yang bersumberkan Dana Provinsi Jawa Bara






B menyebut pengerjaan tinggal beberapa meter lagi, namun tiba-tiba berhenti. Alasannya? Menurut keterangan yang diterimanya, material habis.





“Kata pihak desa, waktu ke PUPR, alasannya material nggak ada. Masa proyek Rp1,4 miliar bisa mandek cuma gara-gara bahan bangunan ilang di tengah jalan? Kita juga bingung,” tambahnya.


Halaman:

Tags

Terkini