Situasi makin menarik ketika dikonfirmasi, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Garut justru mengaku baru tahu ada kegiatan pembangunan tersebut.
“Saya baru tahu ada pekerjaan rabat beton di Leles. Nanti saya cek dulu ke TPK,” katanya singkat.
Publik kini menanti dua hal pertama, kapan proyek dilanjutkan; kedua, apakah retakan yang muncul itu bagian dari “konsep artistik” atau sekadar bukti bahwa pengawasan proyek masih sering kalah cepat oleh retak-retak kecil yang diam-diam berubah jadi masalah besar.*****