Kinerja Keuangan: Dari Rugi ke Laba
Perubahan yang signifikan juga terlihat pada kinerja keuangan Superbank. Dalam laporan keuangan, bank ini berhasil membalikkan kondisi dari rugi menjadi laba. Pada semester pertama 2025, Superbank membukukan laba bersih sebesar Rp 20 miliar, sebuah pemulihan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih menderita rugi Rp 188 miliar .
Pertumbuhan fundamentalnya juga kuat, dengan total kredit yang disalurkan melonjak 123% (year-on-year) menjadi Rp 8,4 triliun . Sementara itu, total aset bank juga membesar 122% menjadi Rp 15 triliun , didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 171% .
Dengan dukungan pemegang saham yang kuat, kinerja keuangan yang sedang dalam tren positif, dan strategi ekspansi yang jelas, IPO Superbank pada 17 Desember 2025 nanti tentu akan menjadi salah satu momen yang dinantikan di pasar modal Indonesia. (**)