ragam

AHY dan Wali Kota Bandung Janjikan Urai Kemacetan dengan Flyover Nurtanio

Sabtu, 13 Desember 2025 | 07:02 WIB




"Kita lihat nanti. Semua harus proper dan aman digunakan, mulai dari kekuatan aspal hingga seluruh aspek keselamatan lainnya,"






Pernyataan ini mencerminkan sikap pemerintah pusat yang ingin memastikan proyek benar-benar siap dan memenuhi standar sebelum diresmikan, menghindari insiden atau kritik publik.





Di sisi lain, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan tampak lebih optimistik dan mendorong percepatan. Ia bahkan menyebut target tanggal spesifik:






"Pokoknya tanggal 24 Desember malam kita coba buka pelan-pelan, lalu 31 Desember juga kita upayakan. Tolong doanya, bismillah," tutur Farhan.






Ambisi Farhan ini juga dikaitkannya dengan proyek strategis lain, yaitu elektrifikasi kereta api Padalarang-Rancaekek, yang disebutnya bisa terwujud lebih cepat jika flyover ini beroperasi.





Titik Krusial: Koordinasi atau Sinkronisasi Pencitraan?





Perbedaan nada antara "kehati-hatian" AHY dan "target spesifik" Farhan mengundang analisis. Di satu sisi, ini bisa dilihat sebagai pembagian peran yang wajar: pusat sebagai penjamin standar teknis dan keselamatan, daerah sebagai pihak yang paling mengejar dampak langsung bagi warganya.





Namun, di sisi lain, muncul pertanyaan apakah kedua pihak telah benar-benar menyinkronkan skenario dan timeline yang sama. Janji pembukaan di penghujung tahun, yang merupakan momen politik dan publik yang sensitif, berisiko menciptakan ekspektasi tinggi di masyarakat. Jika nanti ternyata pembukaan harus ditunda karena pertimbangan teknis dari pusat, bisa memunculkan kekecewaan publik dan narasi "janji tidak ditepati" yang kontraproduktif.





Flyover Nurtanio: Ujian Kolaborasi Pusat-Daerah di Atas Rel





Flyover Nurtanio bukan sekadar proyek infrastruktur fisik. Ia menjadi miniatur ujian bagi efektivitas kolaborasi dan komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Keberhasilan proyek ini tidak hanya diukur dari kokohnya struktur beton, tetapi juga dari mulusnya koordinasi, kejelasan komando, dan kemampuan memenuhi ekspektasi publik yang telah dibangun.

Halaman:

Tags

Terkini