Informasi yang beredar di lapangan menyebutkan, penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan salah satu penghuni rumah yang disinyalir terpapar paham radikal. Bahkan, kabarnya ada keterkaitan dengan kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta yang sempat menghebohkan publik.
Namun demikian, pihak kepolisian daerah enggan membeberkan detail lebih lanjut. Mulai dari identitas terduga, barang-barang yang diamankan, hingga konstruksi perkara, semuanya masih menjadi domain Densus 88.
“Ranahnya Densus 88 untuk menyampaikan. Kami tidak bisa menjelaskan lebih jauh,” ujar Joko.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Densus 88 terkait hasil penggeledahan tersebut. Satu hal yang pasti, operasi senyap ini meninggalkan tanda tanya besar di tengah warga: Garut yang biasanya identik dengan dodol dan wisata alam, kini ikut masuk radar operasi antiteror nasional.*****