ragam

Upaya Penerangan Kota: 18 Ruas Jalan di Bandung Jadi Fokus Penataan PJU Ideal

Kamis, 25 Desember 2025 | 09:23 WIB



"Pemkot Bandung berharap, dengan peningkatan kualitas PJU ini, kenyamanan, keselamatan, serta keamanan pengguna jalan dapat semakin meningkat," - Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Kota Bandung, Panji Kharismadi.






[Locusonline.co, Bandung] Peningkatan sistem Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Bandung akan memasuki babak baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan pembangunan PJU yang lebih ideal dapat dimulai pada Triwulan 2026 mendatang, dengan fokus pada 18 ruas jalan prioritas yang meliputi perbaikan lampu lalu lintas, trotoar, dan infrastruktur pendukung lainnya.





Kebijakan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, guna memperkuat infrastruktur perkotaan dan mendukung keselamatan publik.





Potret Kondisi PJU Saat Ini di Kota Bandung





Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, sebanyak 54.000 unit PJU telah terpasang di seluruh penjuru kota, meskipun dengan usia pakai yang bervariasi. Kendala teknis kerap muncul, terutama saat musim hujan, akibat komponen lampu yang aus dan rentan korosi.





1. Ruas Jalan yang Sudah Ideal





Dari 18 ruas jalan yang menjadi perhatian, sekitar setengahnya dinilai telah memiliki penerangan yang memadai. Jalan Asia Afrika dan Jalan Ir. H. Juanda termasuk dalam kategori ini, sehingga fokus penanganan di ruas-ruas tersebut lebih pada aspek pemeliharaan rutin agar kualitas pencahayaan tetap terjaga.





2. Tantangan dan Titik Kritis





Meski begitu, masih ada sejumlah ruas dengan kondisi PJU belum ideal. Persoalan utama adalah:






  • Lampu menumpang di tiang PLN dengan jarak antar tiang yang jauh, sehingga menciptakan "blank spot" atau titik gelap.




  • Pencahayaan terhalang pepohonan yang terlalu rimbun.




  • Kabel bawah tanah PJU yang rawan hilang.





Dishub telah berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) untuk melakukan pemangkasan pohon di sejumlah titik guna mengatasi kendala tersebut.


Halaman:

Tags

Terkini