ragam

Dilantik Bupati Garut, 88 Pejabat Baru Diharap Dorong Reformasi Birokrasi dan Akurasi Data

Selasa, 6 Januari 2026 | 14:54 WIB
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi 69 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan Jabatan Struktural dan 19 PNS Jabatan Fungsional yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (6/1/2026). ‎(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kab. Garut)


[Locusonline.co] GARUT – Sebanyak 88 Pegawai Negeri Sipil (PNS) resmi mengemban amanat baru setelah dilantik oleh Bupati Garut, H. Abdusy Syakur Amin, S.E., M.M., dalam upacara pengambilan sumpah jabatan di Gedung Pendopo, Kabupaten Garut, Selasa (6/1/2026). Pelantikan ini mencakup 69 pejabat struktural dan 19 pejabat fungsional, menandai komitmen kuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dalam mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.





Dalam sambutannya yang tegas, Bupati Garut menekankan bahwa momen ini lebih dari sekadar pengisian lowongan atau rotasi rutin. “Ini adalah bagian dari jawaban konkret terhadap tuntutan reformasi birokrasi yang mutlak. Peningkatan kualitas pelayanan dan kapasitas pemerintahan di Garut adalah agenda yang tidak bisa ditawar lagi,” ujar Syakur Amin di hadapan para pejabat baru dan undangan.





Fokus pada Akurasi Data dan Penanganan Keluhan Publik





Bupati menyoroti langsung isu strategis yang kerap dikeluhkan masyarakat: ketepatan data bantuan sosial (bansos). Ia memberikan instruksi khusus kepada jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta seluruh Camat dan Lurah untuk memastikan validitas data dan responsivitas penanganan masalah.





“Komunikasikan dengan baik. Jika ada masalah, saya minta Camat dan Lurah segera mencari informasi dan solusinya. Jangan sampai masyarakat dirugikan karena data yang tidak akurat,” pesannya.





Sebagai langkah strategis, Bupati mengungkapkan rencana untuk melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Sosial RI pada pekan depan. Tujuannya adalah menyinkronkan dan memvalidasi data kemiskinan (Desil 1-5) Kabupaten Garut, guna memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan efektif mengurangi kesenjangan.





Manajemen Talenta dan Kompetensi Jadi Kunci





Kebijakan mutasi dan promosi kali ini, menurut Syakur Amin, didasarkan pada prinsip manajemen talenta yang berorientasi pada kompetensi. Pemkab Garut secara sistematis mengidentifikasi dan menempatkan SDM unggal pada posisi-posisi kunci.





“Kita mendorong penguatan manajemen talenta karena kita memiliki data SDM yang mumpuni. Ukuran utamanya adalah kompetensi. Pejabat yang dilantik hari ini diharapkan menjadi motor penggerak inovasi dan pelayanan di instansi masing-masing,” tegasnya.


Halaman:

Tags

Terkini