ragam

IIDI Garut Genap 71 Tahun, Sinergi Nyata dalam Pengabdian dan Dukungan Program Kesehatan Prioritas

Kamis, 8 Januari 2026 | 11:33 WIB


[Locusonline.co] GARUT – Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Kabupaten Garut merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 dengan khidmat di Gedung Lasminingrat, Rabu (7/1/2026). Mengusung tema “71 Tahun IIDI Bersatu Mewujudkan Pengabdian Kepada Masyarakat”, perayaan ini menjadi momen refleksi dan deklarasi untuk mempererat kemitraan strategis dengan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat yang kompleks.





Acara yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, perwakilan organisasi profesi, dan unsur pemerintah ini menggarisbawahi peran IIDI Kabupaten Garut yang telah melampaui fungsi konvensional, berkembang menjadi mitra aktif pembangunan kesehatan.





Apresiasi Dinkes: Dari Peran Internal ke Kontribusi Eksternal





Dalam sambutannya, Perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Rita Subaryah, menyampaikan penghargaan mendalam atas peran ganda yang diemban oleh anggota IIDI.





"Kami melihat kontribusi luar biasa, baik secara internal sebagai pendukung utama para dokter dalam menjalankan tugas mulianya di tengah segala tantangan, maupun secara eksternal melalui berbagai inisiatif sosial dan kesehatan yang langsung menyentuh masyarakat,” ujar Rita.





Ia menekankan bahwa kolaborasi antara Dinkes dan organisasi seperti IIDI merupakan tulang punggung untuk meningkatkan capaian indikator program kesehatan prioritas di Garut, terutama dalam hal promosi kesehatan dan pencegahan penyakit di tingkat komunitas.





Ketua IIDI Kabupaten Garut, Nurhayati Maskut, menegaskan bahwa peringatan HUT ini adalah manifestasi komitmen organisasi, bukan sekadar upacara. Rangkaian acara diisi dengan kegiatan berbentuk bakti sosial, termasuk pemberian bantuan kepada anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta edukasi kesehatan mengenai pola makan sehat dan gizi seimbang bagi ibu dan anak.





“Pengabdian tidak harus selalu besar, tetapi harus selalu tulus. Dari penyuluhan kesehatan di posyandu, hingga program nasional, semuanya lahir dari semangat yang sama: memberi hati, melayani dengan cinta,” tutur Nurhayati dengan penuh semangat.


Halaman:

Tags

Terkini