ragam

Penanganan Banjir Anak Sungai Cinambo: Pemkot Bandung dan Kementerian PU Gelar Rapat Teknis

Jumat, 9 Januari 2026 | 10:25 WIB


[Locusonline.co] BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan peninjauan langsung dan rapat koordinasi teknis untuk merancang penanganan banjir yang komprehensif di kawasan Anak Sungai Cinambo. Langkah ini diambil menyusul keluhan warga yang kerap mengalami genangan dan banjir akibat aliran sungai yang tersumbat.





Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa solusi parsial tidak akan menyelesaikan permasalahan banjir di daerah ini. Menurutnya, diperlukan pendekatan menyeluruh dari hulu hingga hilir mengingat kondisi aliran Anak Sungai Cinambo yang semakin menyempit dan mengalami hambatan di beberapa titik.





"Masalahnya tidak bisa hanya dilihat dari hilir. Sungai Cinambo ini makin mengecil sehingga air tertahan. Oleh karena itu, penanganannya harus komprehensif dari hulu sampai ke hilir," ujar Farhan saat meninjau lokasi, Rabu (8/1/2025).





Berdasarkan pengamatan di lokasi dan informasi dari warga, tim menemukan adanya runtuhan konstruksi lama di dalam gorong-gorong yang diduga kuat menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air. Kondisi ini menyebabkan air meluap saat intensitas hujan tinggi.





"Di dalam gorong-gorong terdapat puing konstruksi lama yang menghambat aliran. Ini akan kita bersihkan sebagai tindakan darurat sambil menyusun perencanaan yang lebih matang," jelas Farhan.





Koordinasi Lintas Instansi: Kunci Utama Penanganan





Farhan menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga, karena sungai merupakan aset lintas wilayah yang penanganannya melibatkan berbagai pihak. Pemkot Bandung akan segera mengajukan permohonan resmi kepada Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk menindaklanjuti aspek perencanaan teknis dan pendanaan.





Selain Kementerian PUPR, Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga dilibatkan dalam koordinasi ini. Hal ini disebabkan adanya jaringan kabel listrik bawah tanah di sepanjang saluran air yang berpotensi terganggu selama proses pengerukan atau rehabilitasi.


Halaman:

Tags

Terkini