Variasi Harga per Wilayah dan Jenis Lainnya
Penting untuk diingat bahwa harga BBM non-subsidi dapat bervariasi antarprovinsi karena perbedaan komponen pajak (PBBKB). Sebagai ilustrasi, berikut perbandingan harga Pertamax di beberapa wilayah per 17 Januari 2026:
| Wilayah | Harga Pertamax per liter |
|---|---|
| DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten | Rp 12.350 |
| Sumatra Utara | Rp 12.500 |
| Sumatra Selatan, Lampung | Rp 12.650 |
| Sumatra Barat, Riau | Rp 12.800 |
| Kawasan FTZ Batam | Rp 11.850 |
Selain BBM ritel, harga BBM untuk industri seperti Biosolar Industri (B40) dan Marine Fuel Oil (MFO) juga mengalami penurunan sekitar Rp 250 per liter untuk periode 1-14 Januari 2026. Harga keekonomiannya bervariasi per wilayah, misalnya Biosolar Industri B40 berkisar antara Rp 20.750 hingga Rp 21.000 per liter (belum termasuk pajak).
Penurunan harga BBM non-subsidi di awal tahun 2026 menjadi angin segar bagi konsumen. Dengan harga yang lebih kompetitif dari berbagai operator, masyarakat memiliki lebih banyak opsi.
Tips untuk Konsumen:
- Selalu periksa papan harga di SPBU tujuan, karena harga bisa berbeda antar lokasi meski dalam satu brand.
- Untuk perjalanan jarak jauh, pertimbangkan variasi harga antar provinsi.
- Jika kendaraan Anda kompatibel dengan RON 92, bandingkan harga antara Pertamax dan produk serupa di SPBU swasta untuk mendapatkan nilai terbaik.
Dengan informasi yang akurat dan terkini, pengguna kendaraan dapat membuat keputusan yang lebih cermat dalam mengisi bahan bakar di tahun yang baru ini. (**)